Berita Terkini

Program KKN 2019 telah resmi dibuka. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Ir M Hazmi DESS., secara resmi membuka acara pembekalan KKN di Aula Zaenuri pada Selasa15/01/2019 kemarin. Kuliah Kerja Nyata (KKN) lahir dalam proses pembangunan yang pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari falsafah pendidikan yang berdasarkan pada Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang nomor 22 tahun 1961, dalam pengalaman Tridharma Perguruan Tinggi.

Pada tahun 2019 ini UM Jember akan menerjunkan 894 Mahasiswa KKN yang terdiri dari 8 Fakultas diantaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Ekonomi, FIKES, Psikologi, Pertanian, Teknik FISIPOL dan FAI kebeberapa kecamatan di kabupaten jember diantaranya Balung, Bangsalsari, Kencong, Jombang, Semboro, dan Gumukmas. Total desa yang akan menjadi tempat para mahasiswa KKN ini sebanyak 43 Desa.

Menurut Dr. Nurul Qomariyah M.M mengatakan bahwa KKN 2019 membawa tema Taman Bacaan Masyarakat dengan memadukan sebuah studi Etnografi. Studi Etnografi yang artinnya Filed Work yakni turun langsung mencari data ke lapangan, untuk menemukan, kemudian menggambarkan, secara holistic, sistem sosiokultural suatu masyarakat atau cara hidup suatu masyarakat. Etnografi adalah hidup bersama masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari mereka, bergaul dengan mereka, mendengar pembicaraaan mereka, berbual dalam bahasa mereka dan melihat dunia sebagaimna mereka melihatnya. Dengan demikian studi ini diharapkan mampu mendorong setiap Mahasiswa agar bekerja di Desa dalam rangka pengabdian dalam jangka waktu tertentu untuk tinggal dan bekerjasama membantu masyarakat pedesaan dalam mengerjakan persoalan pembangunan” Jelas Dr. Nurul Qomariyah M.M Selaku kepala LPPM. “ manfaat lain mahasiswa dapat mengembangkan pemikiran berdasarkan ilmu tekhnologi dan dalam upaya menumbuhkan, mempercepat serta mempersiapkan kader-kader pembangunan”, Imbuhnya. KKN akan dilaksanakan pada 31 Januari-1 Maret 2019 mendatang.

Menurut Dhian Wahana Pura M.Pd.I selaku dosen pembimbing KKN mengatakan dalam KKN ini akan memberikan instruksi kepada mahasiswa agar menanamkan minat baca kepada masyarakat, mengingat menambah wawasan atau pengetahuan selain sebagai perintah agama juga merupakan media membuka cakrawala. dalam proses membimbing mahasiswa KKN Dhian Wahana Pura M.Pd.I memaparkan bahwa akan melakukan model bimbingan “terpadu” yang artinnya pembimbing akan membimbing satu kesatuan agar mereka mampu menguasai banyak antara kemampuan berinteraksi dimasyarakat, moral di masyarakat, menunjukkan intelektual movement di masyarakat serta religious dimasyarakat. Dengan demikian output tujuan KKN akan tercapai meliputi masyarakat sadar literasi, masyarakat berfikir cerdas dan mahasiswa dapat membawa nilai promotif terhadap lembaga dimasyarakat.

Duka atas kejadian bencana banjir yang terjadi dikota jember pada minggu 23 Desember 2018, akibat air penahan dinding Sungai Tanggul Jebol di Dusun KedungLangkap Kraton Kencong telah menimbulkan banyak simpati dari berbagai kalangan masyarakat untuk berusaha membantu meringankan beban para korban banjir, tak terkecuali juga sekelompok mahasiswa internasional UM Jember yang tergerak hatinya untuk ikut serta membantu meringankan beban korban bencana dengan jalan melakukan bakti sosial dengan mengumpulkan berbagai bahan bantuan untuk disumbangkan. Tepat pada tanggal 30 Desember 2018 lalu, sekelompok mahasiwa Internasional ini berangkat ke kencong dengan membawa barang barang bantuan. '' kami dari mahasiswa Internasional negara thailand merasa sedih dan perihatin atas kejadian bencana banjir yang terjadi di kota jember, kami yang tinggal di indonesia khususnya kota jember sebagai pilihan kami untuk belajar merasa sangat penting bagi kami untuk membantu saudara kami yang sedang membutuhkan bantuan maka dengan ini kami merencanakan agenda bakti sosial ini sebagai bentuk rasa keprihatnan kami", jelas Nurulhuda Dueromae mahasiswa Thailand. "kami membawa barang bantuan seperti sembako, baju untuk semua usia, buku dan perlengkapan tulis, serta air mineral sebanyak 100 dus untuk para korban", imbuh Nurulhuda.

Rombongan yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari mahasiswa thailand, timor leste dan malaysia ini berangkat pada pukul 13.00 WIB menuju lokasi dengan dipimpin oleh ibu Nurul Fathiyah F M.P selaku kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) sekaligus sebagai ketua rombongan menuju posko muhammadiyah yang berada di desa igir-igir. Rombongan disambut oleh Farud AFA selaku kordinator relawan Muhammadiyah dari MDMC (muhammadiyah disaster management center).

Sesampainya diposko muhammadiyah para mahasiswa Internsional ini diberikan arahan terlebih dahulu oleh Farud AFA koordinator relawan muhammadiyah tentang lokasi yang akan dituju. Kelompok mahasiswa dibagi menjadi dua yang selanjutnya dibawa menggunakan mobil pick up terbuka menuju lokasi bencana membantu membagikan logistik kepada beberapa korban bencana dilokasi yang masih terendam banjir.

Farud AFA mengatakan bahwa daerah yang akan dituju adalah dusun Panggul melati desa Kepanjen kecamatan Gumukmas yang kondisinya masih terendam banjir sampi lutut serta masih dalam keadaan padam listrik.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Internsional ini selain membantu Distribusi Logistik berupa Sembako, Peralatan Bersih bersih, Peralatan Bayi dan Selimut mereka juga membantu untuk asasment beberapa data yang dibutuhkan sesuai instruksi.

Nurul Fatiyah Fauzi selaku ketua rombongan juga menyampaikan bahwa seluruh hasil bantuan yang dibawa oleh mahasiswa asing ini adalah hasil dari kesukarelaan mereka dan komunitas mereka tanpa ada paksaan dan kegiatan bakti sosial ini juga atas inisiatif mereka dan rasa empati mereka secara pribadi dan kami membantu dalam hal fasilitas dan menghubungkan dengan pihak pihak yang terkait.

"Saya pribadi berharap semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan keringan dan banyam keberkahan untuk mereka, kami berdoa semoga Tuhan memberikan keselamatan untuk mereka dan kita semua Amiin '' ujar Vergilio Antonio Jose mahasiswa Timur Leste.

UM JEMBER NEWS – Anda bisa saja mampu membuat sesuatu produk yang bernilai tinggi, bila produk tersebut, namun tidak sampai pada konsumen yang menikmati, maka tidak lebih Anda hanya menimbun sampah yang sia-sia. Lengkapilah usaha Anda hingga kepastian produk berharga Anda berujung kepuasan konsumen dan untuk itu melibatkan berbagai aspek usaha dari bahan baku, permodalan, manajemen, teknik produksi, peluang pasar dan prospek keuntungan.

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan dengan tema Membangun Bisnis Berdasarkan Al Qur’an dan Hadits pada tanggal 19 Desember 2018 bertempat di Gedung Ahmad Zainuri. Peserta yang diundang dalam acara ini terdiri dari para Dekan, Dosen, serta 200 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jember, dengan Narasumber oleh Dewan Pakar Ekonomi Syari’ah Nasional Prof. Dr.H.Muhammad.,M.Ag dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FEB UM Jember Dr.Arik Susbiyani,MM Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada kegiatan Pelatihan Kewirausahaan dalam pembekalan Ilmu kepada para peserta khususnya mahasiswa FEB prodi Manajemen dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan harapan dengan adanya Pelatihan Kewirausahaan ini bisa membantu para mahasiswa yang cendikiawan memberikan pemahaman tentang seorang binisman yang mempunyai ide, inovasi, dan kreatifitas , lebih lanjut beliau menyampaikan harapannya acara dapat terselenggara dengan lancar mahasiswa dapat mengikuti dari awal sampai akhir serta Mahasiswa diharapkan senantiasa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan di bidang Bisnis yang digeluti sehingga nantinya dapat bergabung dengan kami menjadi bagian di dunia industri produk.

Pada Pelatihan Kewirausahaan kali ini merupakan kunci pengembangan usaha untuk mampu merencanakan, menciptakan dan melaksanakan satu program kegiatan usaha. Inovasi dan kreasi Anda akan berbuah menjadi kepuasan dan kesejahteraan. Diluar itu dapat mengurangi jumlah penganggur, menciptakan lapangan kerja, mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan keterpurukan ekonomis. Lebih jauh lagi dan politis, meningkatkan harkat sebagai bangsa yang mandiri dan bermartabat. Dalam Seminar kali ini yang bertindak sebagai moderator Ira Puspita yang memandu jalannya diskusi antara audience dengan narasumber. Peserta terlihat sangat antusias menanyakan isu-isu permasalahan terkini yang beberapa pertanyaan yang diajukan audience antara lain tentang Bagaimana langkah awal mahasiswa sebagai bisnis pemula yang belum banyak dikenal oleh konsumen, namun konsumen tersebut tertarik sama produknya. Sebagaimana yang disampaikan Prof Dr. H.Muhammad,M.Ag menyampaikan bahwa seorang pembisnis seyogyanya tidak hanya berorientasi dunia namun juga akhirat. Dengan demikian menjadi bisnis yang berkah untuk pelakunya pribadi sekaligus juga untuk kemandirian ekonomi umat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagaimana membangun bisnis yang sesuai syariahnya dengan nilai-nilai Al Qur’an dan Hadist, mengingat bahwa dalam ranah pendidikan, persoalannya menyangkut bagaimana dikembangkan praksis pendidikan yang tidak hanya menghasilkan manusia terampil dari sisi ulah intelektual, tetapi juga praksis pendidikan yang inspiratif-pragmatis. Praksis pendidikan, lewat kurikulum, sistem dan penyelenggaraannya harus serba terbuka, eksploratif, dan membebaskan. Wirausaha muda inovatif ini banyak ditemui di kota Jember terutamanya, Tidak hanya praktis pendidikan yang link and match (tanggem), yang lulusannya siap memasuki lapangan kerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja. Saat ini banyak entrepreneur muda yang kreatif, mereka jeli menangkap peluang menjawab kebutuhan komunitas kampus yang sebelumnya bisnis tersebut belum ada. Misalnya bisnis refil tinta, merakit komputer, jual beli buku, cuci kiloan, melukis sepatu dan melukis kaos sama serta Kuliner Homemade bias dikerjakan oleh seorang pembisnis pemula. Sehingga pada kurikulum Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis saat ini sudah berbasis ilmu manajemen konvensional berwirausaha.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

UM JEMBER NEWS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis bersinergi dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan Seminar Ekonomi Syari’ah dengan tema Optimalisasi SDM dibidang Ekonomi Syariah Dalam Menghadapi Era Industri 4.0 pada tanggal 19 Desember 2018 bertempat di Gedung Ahmad Zainuri. Peserta yang diundang dalam acara ini terdiri dari para Dekan, Dosen, serta mahasiswa dari Program Studi Manajemen dan Ekonomi Syari’ah Universitas Muhammadiyah Jember, dengan Narasumber oleh Dewan Pakar Ekonomi Syari’ah Prof. Dr.H.Muhammad.,M.Ag dari Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Yogyakarta.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan FEB UM Jember Dr.Arik Susbiyani,MM Beliau menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk panitia seminar serta Narasumber yang telah memberikan waktu untuk memberikan Ilmu kepada para peserta khususnya mahasiswa FEB prodi Manajemen dan FAI Ekonomi Syari’ah serta dukungan dan support dalam acara tersebut. Sambutan kedua disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam Drs. Kahar Haerah,M.Si, Beliau menyampaikan harapan dengan adanya seminar ini bisa membantu kami memberikan pemahamannya tentang transaksi keuangan syariah , lebih lanjut beliau menyampaikan harapannya acara dapat terselenggara dengan lancar mahasiswa dapat mengikuti dari awal sampai akhir serta Mahasiswa diharapkan senantiasa meningkatkan kompetensi dan pengetahuan di bidang Keuangan syariah sehingga nantinya dapat bergabung dengan kami menjadi bagian di dunia kerja nanti.

Dalam Seminar kali ini yang bertindak sebagai moderator Abd. Rohman Fahruddin yang memandu jalannya diskusi antara audience dengan narasumber. Peserta terlihat sangat antusias menanyakan isu-isu permasalahan terkini yang beberapa pertanyaan yang diajukan audience antara lain tentang perbandingan support pemerintah Malaysia dengan pemerintah Indonesia dalam industri keuangan syariah, kemudian terkait bonus demografi Indonesia, serta pertumbuhan tinggi tetapi market share yang masih rendah. Sebagaimana yang disampaikan Prof Muhammad mengatakan bahwa bisnis seyogyanya tidak hanya berorientasi dunia namun juga akhirat. Dengan demikian menjadi bisnis yang berkah untuk pelakunya pribadi sekaligus juga untuk kemandirian ekonomi umat. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagaimana membangun bisnis yang sesuai syariahnya dengan nilai-nilai Al Qur’an dan Hadist, mengingat bahwa kurikulum Prodi Manajemen berbasis ilmu manajemen konvensional.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

UM JEMBER NEWS – Sejak Tahun 2010 Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember secara rutin tiap tahunnya menyelenggarakan acara Career Workshop and Professional Groming. Kegiatan ini merupakan kegiatan penunjang yang bertujuan untuk memberikan bekal tambahan untuk mempersiapkan dalam memasuki dunia kerja. Sasaran dari kegiatan ini adalah mahasiswa tingkat akhir yang akan segera lulus dan menghadapi dunia kerja sebagai calon profesional muda.

Tahun 2018 kali ini, Fakultas Ekonomi Bisnis Program Studi Manajemen menyelenggarakan Career Workshop and Professional Groming yang diikuti hampir 300 peserta ini dapat berjalan dengan baik , Peserta antusias selama pelaksanaan, serta aktifnya IG peserta untuk upload kegiatan, untuk berparsisipasi dalam salah satu Game di acara. . Narasumber pada workshop kali ini berasal dari tiga instansi yakni Wardah Cosmetik, PT Bank Mandiri dan PT Abisya. Pemateri ahli sesuai dengan materi yakni Professional Grooming, Membangun Percaya Diri sebagai Calon Profesional Muda dan Tips & Trik Menulis Lamaran Pekerjaan, Curriculum Vitae dan Menghadapi Interview.

Professional Grooming juga memberi wawasan dan gambaran bagaimana yang seharusnya membangun performance pada saat memasuki dunia kerja baik untuk lelaki maupun perempuan. Khusus perempuan diberikan contoh dan praktek langsung bagaimana mengaplikasikan make up yang sesuai. Sedangkan bagi peserta pria dianjurkan untuk memberikan tampilan clean. Pun dengan model busana, gaya rambut dan hijab, serta sepatu dan tas sebagai pelengkap penampilan.

Sementara itu dari PT Bank Mandiri , Bapak Yunus ( Area Head Manajer )dan Ibu Ayu ( Manajer Mandiri Prioritas) menyampaikan kepercayaan diri dalam memasuki dunia kerja dan saat membangun karir. Membangun kepercayaan diri harus komprehesif mulai dari performance fisik , pengetahuan dan kompetensi sesuai bidang keahlian. Dan terakhir Ibu Novi, S.Psi , (HRD dan trainer) menekankan pentingnya skill dan pengetahuan menulis surat lamaran kerja dan CV. Beliau juga mempraktikan bagaimana proses wawancara kerja sehingga peserta mengetahui tips menghadapi tahapan seleksi yang satu ini.

Pada akhir acara para peserta bisa mengaplikasikan hasil dari kegiatan, dan siap dalam memasuki dunia kerja.

Reporter : Aditya Dimas Pratama,S.I.Kom.,M.I.Kom

Fotografer : Mekki Patria Darmawan

UM Jember. Dua mahasiswa UM Jember atas nama Habib Rois (Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dan Muhammad Amin Shiddiq (Prodi pendidikan Biologi) baru saja mengikuti kompetisi 2018 IIDC Hong Kong International Invention & Design Competition yang dilaksanakan pada tanggal 5 – 7 Desember 2018 di Hong Kong Convention and Exhibition Center, Hong Kong, dengan membawa judul inovasi “Processing of Nyamplung Seeds (Calophyllum inophyllum) to Biokerosin Based on Green Economy Concept As Alternative Fuels” mereka berhasil memperoleh empat penghargaan diantaranya, Gold Medal from IIDC (International Invention & Design Competition) 2018, Special Award from IFIA (International Federation of Inventors Associations), Special Award from IIDC 2018 as Young Inventors dan The Best Invention from JSC NIIAS, Russia.

International Invention and Design Competition and exhibition merupakan sebuah kompetisi bertaraf internasional yang diselenggarakan oleh Masyarakat Inovasi dan Inisiatif Cina (CIIS) dan diselenggarakan bersama oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengintegrasikan kreativitas dengan komunitas teknis dan komunitas bisnis untuk membangun platform transaksi bisnis yang valid untuk memahami peluang bisnis dari seluruh pasar Asia. UM Jember menjadi salah satu peserta yang juga mewakilkan nama Indonesia diajang kompetisi tersebut.

Diwawancarai melalui Whatshap Habib Rois selaku peserta kompetisi menjelaskan tentang inofasi yang mereka bawa dalam ajang kompetisi tersebut yakni Pengolahan Benih Nyamplung (Calophyllum inophyllum) ke Biokerosin Berdasarkan Konsep Ekonomi Hijau Sebagai Bahan Bakar Alternatif ”, menurutnya, Minyak bumi yang selama ini menjadi tumpuan masyarakat seluruh dunia,mengenai jumlah ketersediaannya semakin menipis. Sekitar 53 % energi minyak bumi masih mendominasi dalam kebutuhan energi nasional. Oleh karena itu perlu adanya sebuah bahan bakar alternatif yang dapat menunjang jumlah ketersediaan bahan bakar, salah satunya adalah biodiesel. Biodiesel merupakan bahan bakar nabati yang berasal dari tanaman yang mengandung minyak, salah satunya dengan biji buah nyamplung. Tanaman nyamplung merupakan jenis tanaman penyangga dari abrasi, yang biasanya ditanam di pesisir pantai. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin menemukan cara pengolahan biji nyamplung menjadi biodiesel dengan cara pengolahannya yang sederhana, mudah dipraktikkan dan dapat dijadikan peluang berwirausaha bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan biodiesel dengan bahan baku minyak nyamplung yang kualitasnya sesuai dengan Standar Nasional Indonesia.

Metode penelitian proses pembuatan biodiesel meliputi perlakuan dan penyimpanan biji, pemecahan, pengukusan, pengeringan, pengepresan, dan degumming. Degumming merupakan proses mengeluarkan getah (gum) dari minyak mentah tanpa mengurangi jumlah asam lemak bebas dalam minyak. Berdasarkan penelitian 200 g biji nyamplung yang sudah tua bisa menghasilkan 50 ml minyak asli dan 25 ml minyak sisa. Selain itu, pembuatan biodiesel tidak menimbulkan kerusakan lingkungan, karena limbah atau ampas sisa perasan dapat digunakan untuk briket, sehingga tidak mencemari dan merusak lingkungan.

Dengan hadirnya inovasi ini dia berharap bisa menjadi penelitian lanjutan untuk dikembangkan dalam jumlah yang lebih besar saehingga memberi manfaat lebih untuk masyarakat diseluruh dunia sebagai bahan alternative baru. Harap Rois.

Rasa syukur dan bangga atas suksesnya gelar acara Rapat kerja tahunan anggota AIPNEMA di UM Jember menjadi kebagaan besar bagi Fakultas Kesehatan UM Jember. AIPNEMA yang diikuti lebih dari 52 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) dan Perguruan Tinggi Aisyiah (PTA) se-indonesia menjadi gebyar acara pertemuan tahunan yang dilakukan untuk koordinasi dan membahas issue strategis sekitar kebijakan dunia pendidikan keperawatan.

Pencapaiankualitas mutu lulusan yang bermutu dan berkualitas tidak dapat dicapai institusi secara individu melainkan harus kolektif dan bersamasama dengan kesamaan visi. Pemanfaatan dukungan sistem yang ada dalam lingkup AIPNEMA. Peran AIPNEMA sebagai asosiasi keperawatan di lingkungan Muhammadiyah‘Aisyiyah sangat penting dalam upaya membangun institusi pendidikan keperawatan secara bersama sama mencapai kualitas terbaik dan mandiri.

Acara yang dimulai sejak tanggal 27-29 Nopember 2018 diawali dengan acara pembukaan oleh Rektor UM Jember Dr Ir M Hazmi D.E.S.S di Hotel dafam Jember Jalan Gatot Subroto No. 47. Dalam sambutannya rektor membuka dengan memperkenalkan budaya dan kota jember kepada seluruh peserta mulai dari makanan, pariwisata hingga julukan jember sebagai salah satu kota pendidikan dibagian jawa timur bagian timur. “Jember memiliki beragam budaya dan penduduk, masyarakat jember biasa disebut dengan masyarakat pandalungan yakni masyarakat kebudayaan hasil asimilasi antara budaya Jawa dan Madura, pendidikan perguruan tinggi di kota jember bisa dibilang sangat beragam mulai dari PTN, PTS, Politeknik, Akademi , serta sekolah tinggi dan UM Jember menjadi salah satu PTS yang terakreditasi B oleh Ban-PT dan Berstandard ISO 9001”. Jelas Rektor.

Menurut Ns. Awatiful Azza, M.Kep, Sp.Kep. Mat selaku ketua panitia AIPNEMA dan sekaligus sebagai Dekan Fakultas Kesehatan Menjelaskan jumlah peserta yang mengikuti rapat kerja tahunan ini tercatat sebanyak 70 peserta perwakilan dari beberapa perguruan tinggi dan sekolah tinggi keperawatan dilingkup PTM se-Indonesia. Ns. Awatiful Azza, M.Kep juga menambahkan bahwa rangkaian acara AIPNEMA ini juga dilaksanakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Kampus UM Jember sebagai tempat Seminar Nasional Keperawatan sekaligus sebagai temu alumni, Pendopo Bupati dalam rangkaian acara gala diner bersama Bupati Jember dan Mini Hall Hotel Dafam Jember sebagai tempat pleno AIPNEMA.

Dalam setiap rangkaian acara panitia telah menyiapkan beberapa pengisi acara seperti paduan suara fakultas kesehatan, patrol, seni tari tradisional, JFC, serta persembahan internasional dari mahasiswa luar negeri UM Jember asal negara Thailand. Dan sebagai rangkaian akhir dalam kegiatan AIPNEMA 2018 Ns. Awatiful Azza, M.Kep, Sp.Kep. mengatakan telah mempersiapkan sebuah city tour kepada seluruh peserta dengan memperkenalkan dan membawa seluruh peserta menuju tempat pariwisata andalan kota Jember di pantai papuma.

Indonesia Investment Festival (INVESTIVAL) 2018 merupakan ajang yang diselenggarakan BEI bekerja sama dengan OJK dan beberapa sekuritas dan perusahaan Go Public. Dikemas dalam beberapa rangkaian acara yang menarik minat masyarakat untuk berinvestasi di dunia pasar modal digelar selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 26-28 Oktober 2018 di Grand City Mall Surabaya. Acara dibuka oleh Direktur PT Bursa Efek Indonesia, Kepala OJK serta Walikota Surabaya sebagai Keynote Speech. Rangkaian acara selanjutnya terdiri dari beberapa Financial Talkshow dengan pemateri yang expert dibidang pasar modal, StockLab Competition, dan masih banyak lagi.

StockLab Competition merupakan salah satu ajang simulasi trading saham dimana pesertanya berasal dari 32 Universitas Negeri dan Swasta, salah satunya Universitas Muhammadiyah Jember serta puluhan peserta yang berasal dari umum atau masyarakat. Dengan total lebih dari 180 peserta, Galeri Investasi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Jember mengirimkan 5 orang perwakilan KSPM FE UM Jember untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut. “Ajang StockLab Competition melatih mahasiswa selaku investor muda untuk dapat menerapkan, menganalisis serta mengasah intuisi mereka untuk dalam lihai berinvestasi saham di pasar modal” ujar Astrid Maharani,S.E., M.Akun. selaku Ketua Laboratorium Pasar Modal FE UM Jember.

Pada babak penyisihan pertama, ke lima orang tim KSPM FE UM Jember semuanya berhasil masuk dalam babak penyisihan menyisihkan 70 peserta lainnya. Namun, pada babak penyisihan kedua, hanya dua perwakilan tim KSPM FE UM Jember yang berhasil masuk ke babak semifinal. Hingga akhirnya, hanya satu perwakilan tim KSPM FE UM Jember atas nama Puseiri dari Program Studi Akuntansi FE UM Jember yang behasil lolos ke babak final dan berhasil meraih juara III dalam StockLab Competition yang merupakan rangkaian acara dari Indonesia Investment Festival 2018. “Banyak pelajaran berharga yang bisa saya ambil dari peserta lomba lain terlebih ini kali pertama saya mengikuti ajang bergengsi seperti ini. Terima kasih untuk dukungan seluruh jajaran Universitas Muhammadiyah Jember” ujar Puseiri, mahasiswa FE UM Jember asal Sumenep. Raut kebahagiaan juga terpancar dari Ketua Prodi Akuntansi FE UM Jember, Diyah Probowulan, S.E., M.M. yang mengatakan bahwa “Ini adalah salah satu wujud dukungan civitas akademika bagi mahasiswa untuk dapat mengikuti kompetisi dan mempraktikkan teori yang telah mereka terima mengenai jual-beli saham di pasar modal.”

UM Jember terus meningkatkan kegiatan pengabdian masyarakat melalui penggunaan teknologi tepat guna, salah satunya melalui kegiatan Program Kemitraan Masyarakat berupa Penerapan Rekayasa Irigasi Pompa Hidram dan Pompa Tenaga Surya di Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo. Wilayah ini berbatasan langsung dengan daerah pesisir dan mempunyai kontur lahan cukup ekstrim, menjadikan alasan daerah ini tertinggal dalam pengelolahan SDA yang ada. Salah satunya adalah pengolahan sumber air di beberapa titik sungai pegunungan yang masih belum dimanfaatkan dengan baik untuk produksi pertanian sehingga terjadi kekeringan dan kurang maksimalnya hasil panen yang didapatkan.

Menurut Adhitya Surya Manggala ST, MT, selaku ketua pelaksana, beberapa faktor yang menghambat kemajuan pengolahan SDA antara lain karena keterbatasan pengetahuan masyarakat di daerah tersebut dan kurangnya komunikasi antara masyarakat dengan perangkat daerah. Masyarakat harus menempuh perjalan jauh ataupun menumpang ke masyarakat lain apabila terjadi kemarau. Pada persawahan yang mengalami kekeringan sementara diatasi dengan penggunaan pompa diesel yang hanya dimiliki beberapa pemilik sawah yang kaya dan adanya biaya sewa alat yang memberatkan masyarakat yang mayoritas kalangan menengah kebawah. Sempat muncul inisiatif untuk membuat tanggul pengalihan aliran air sungai sementara, tetapi kembali hancur ketika musim hujan karena aliran sungai yang deras dari puncak gunung. Selaku anggota pelaksana, Ilanka Cahya Dewi, ST., MT menambahkan, mitra yang mengalami masalah tersebut yaitu Kelompok Tani Jaya Makmur (KTJM) dan Karang Taruna Desa Tambak Ukir (KTDTU). KTJM merupakan kelompok petani yang tinggal didaerah dekat dengan areal persawahan yang memiliki kontur tanah tidak beraturan. Kelompok ini mempunyai kegiatan pertanian hanya saat musim hujan ringan atau saat aliran air sungai bisa dibendung. Namun saat musim hujan tinggi yang menyebabkab aliran air sungai deras, maka kebutuhan air pertanian terganggu bahkan mengalami kekeringan. KTDTU merupakan kelompok pemuda yang dibentuk oleh perangkat desa setempat untuk membantu permasalahan umum yang ada dilingkungan desa setempat. Kedua mitra ini bersedia bekerjasama dengan tim pengusul dalam upaya menanggulangi masalah yang mereka hadapi saat ini.

Hasil kegiatan tim Dosen Program Studi Teknik Sipil ini mendapatkan apresisasi yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Situbondo. Hal ini diwujudkan dalam acara koordinasi bersama yang dilaksanakan hari Senin tanggal 27 Agustus 2018 di Ruang Intelegensi Room Kantor Pemda Situbondo. Dalam kesempatan itu, UM Jember berkesempatan untuk ikut membantu beberapa lahan pertanian yang memiliki potensi dan permasalahan yang sama, bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Dinas PUPR dilingkungan Kabupaten Situbondo.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi