Berita Terkini

MALANG - Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019 tampil dengan wajah dan format baru. Dalam rangka mensosialisasikan teknis pendaftaraan KBMI ini, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti membuat rangkaian Workshop Rencana Bisnis di sebelas wilayah dengan sasaran utama Mahasiswa. Malang menjadi wilayah kedua sesudah Bogor dilaksanakannya workshop ini. Bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, kegiatan ini dihadiri 413 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi diantaranya Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Gresik ,Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram, Akademi Akuntansi Boekittinggi, IKIP Budi Utomo, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Institut Teknologi Kreatif Bina Nusantara Malang, Politeknik Cahaya Surya, Politeknik Kota Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Jember, Universitas Islam Malang, Universitas Islam Madura, dan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dalam rangka mendorong munculnya pengusaha muda di perguruan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia tahun 2019, yang akan dimulai dengan Workshop Rencana Bisnis bagi di 11 kota di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember menerjunkan 15 mahasiswa dari beberapa Fakultas diantaranya Ach. Junaidi – Sulik Wahyuni (Agroteknologi), Adilla Faulina - Elgi Arga Laksana – Naning Muhtarrohmah (Matematika), Agung Dwi Susilo - Muhammad Fatoni Asari, Muhammad Muhsin - Mohammad Isnaini - Choni Diah Hanisah - Diah Diana Putri – Sujik Nor Afandi (Manajemen), Lailatul Qomariyah dan Yupianto (Bahasa Indonesia). Kegiatan workshop untuk mahasiswa agar mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami noble purpose dan dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan UB Malang,Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim,M.Si, dalam penyampaiannya dikatakan bahwa berwirausaha bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. “Ada tiga syarat untuk bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat yaitu, passion, purpose, dan value” tambahnya. Sambutan dilanjutkan oleh Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan, Kemenristekdikti, Drs Ismet Yus Putra MM yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan baru KBMI tahun 2019. Beliau menekankan pentingnya mahasiswa berwirausaha dengan mengikuti perkembangan teknologi di era industri 4.0 yang berbasis teknologi. Workshop ini dibagi ke dalam dua sesi, sesi pertama diperuntukkan seluruh peserta yang mendaftar dan sesi kedua diperuntukkan bagi 100 orang yang diseleksi oleh Dikti berdasarkan noble purpose yang dituliskan pada formulir pendaftaran workshop. Sesi pertama merupakan penjelasan mengenai peran dan strategi mahasiswa dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda mandiri, kreatif dan inovatif dan panduan program KBMI 2019 oleh Dr.Tipri Rose Kartika SE,MM dan dilanjutkan penyampaian langsung dari praktisi dan bisnis coach oleh Nurhadi Irbath mengenai noble purpose Sesi kedua merupakan workshop design thinking dengan metode play based learning menggunakan business craft board game. Dari 15 peserta mahasiswa yang diterjunkan oleh UM Jember, 3 peserta yang lolos dalam Noble Purpose.

Metode penggunaan papan bermain ini dilakukan secara kelompok. Board game ini merupakan simulasi cara memulai dan menjalankan bisnis. Tidak hanya kolaborasi dengan KBMI Ditmawa, workshop ini juga melibatkan komunitas Indonesian Students Entrepreneur Network (ISEN) DARI its Surabaya. Seluruh rangkaian acara workshop ini bertujuan agar mahasiswa mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami tujuan mulia (noble purpose) serta dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan. Penggunaan board game ini sebagai gambaran lingkungan yang aman untuk bisa bebas explore memahami cara menjalankan bisnis. “Board game ini merupakan hasil riset yang relevan bagi mahasiswa yang ingin belajar bisnis, pembisnis pemula, atau bahkan yang sudah memiliki bisnis secara komprehensif” . (ADP)

 Reporter : Aditya Dimas Pratama, S.I.Kom.,M.I.Kom

 

UM Jember , (7/03/2019) Diskusi Publik Bersama Rocky Gerung dengan tema "Menakar Demokrasi Dengan Akal Sehat" di Ged. Ahmad Zaenuri Universitas Muhammadiyah Jember berjalan lancar. Dihadiri oleh seluruh pimpinan dan dosen UM Jember, mahasiswa dan umum sejumlah 900 audiens. Jajaran pimpinan rektorat menyambut Rocky Gerung di Gedung Utama pada pukul 10 pagi dan Rocky Gerung memasuki Gedung Aula Ahmad Zaenuri pada pukul 12.30 WIB. Rocky Gerung menyampaikan dalam pidatonya yang berlangsung selama 15 menit bahwa Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan merupakan salah satu tokoh pahlawan Indonesia yang ikut andil dalam pentingnya memajukan dunia pendidikan sejak sebelum Indonesia merdeka.

Menurut rocky Jember artinya Jembatan Berpikir karena berfikir adalah alasan kita merdeka karena kita merdeka supaya kita berfikir mandiri karena itu konstitusi kita mengatakan tugas pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan itu artinnya berfikir dan Muhammadiyah telah mendahului tugas itu jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu ketika K.H Ahmad Dahlan memilih untuk mendirikan perguruan-perguruan belajar ketimbang mendirikan partai politik dan setelah infrastruktur pendidikan selesai maka dari Muhammadiyah tumbuhlah tokoh tojoh politi, jadi pikiran Ahmad Dahlan sangatlah benar diawali dengaan pendidikan. Marilah bersama-sama merawat akal sehat. Kita ingin supaya ada pertukaran pikiran mulai dari kampus, jika setiap orang punya proposal politik silahkan di uji dikampus karena kampus mempunyai metodologi untuk menapis mana yang benar dan mana yang bohong supaya kita terhindar dari segala pencitraan.

Menurutnya saat menjadi mahasiswa adalah saat yang paling lengkap menjadi seorang manusia karaena disitu ada pengetahuan,buku,humor dan percintaan. “Kampus adalah sebagai jembatan masa lalu untuk menuju masa depan” Imbuhnya.

Pada Jum'at, 1 Maret 2019 di Aula Ahmad Zaenuri UM Jember bersama Universitas Jember bekerjasama dalam menyelenggarakan "International Mini-Symposium On Food, Agriculture And Natural Resources & Taouble Meeteing On Academic Collaboration 2019" dengan tema Improvement of Agriculture And Natural Resources Technologi Towards Resilience Of Food Ingredients dengan menghadirkan 12 Speakers dari Negara Jepang, Malysia, Thailand, dan Indonesia serta 450 participants terdiri dari mahasiswa UM Jember, Unej serta dosen. Kedua belas Speakers tersebut yakni :

1. Prof. Kein-ichi NAKAMURA, Ph.D.

(Chair Person & The President of Prefectural University of Hiroshima (PUH), Japan) “Establishing Nutrient Recycling-Based Nature and Society”

2. Dr. Ir. M. Hazmi, DES.

(Chair Person & The President of Muhammadiyah University Jember, Indonesia) “Study of The Potential for Soybean Production in Intercroping With Sugar Cane to Increase National Soybean Reserves”

3. Prof. Tsutomu Morinaga, Ph.D.

(Director of International Center of Prefectural University of Hiroshima (PUH), Japan) “Breeding of Mushroom by Using Cell Fusion techniques”

4. Prof. Dr. Ir. Fauzan Azima, MS.

(Agricultural Product Technology Department, Faculty of Agricultural Technology, Andalas University Indonesia) “Characteristics of Physico-Chemical and Functional Properties of Starch Extracts from Tubers”

5. Prof. Dr. Ismail Abd.

(Faculty of Agricultural, Universiti Putra Malaysia) “UPM’s Agro-entrepreneurship Incubator Program: Experiences and Challenges”

6. Prof. Dr. Ir. Umar Santoso, M.Sc.

(The President of Indonesian Food Technologist Association and Faculty of Agricultural Technology, Gadjah Mada University, Indonesia) “Antioxidant Activity of the Young Coconut Water Extract In Vivo”

7. Prof. Dr. Ir Rindit Pambayun

(Senior Advisor of Indonesia Food Technologist Association and Faculty of Agricultural, Sriwijaya University, Indonesia) “Development and Innovation of Food Technology based on Natural Resources toward Industrial Revolution 4.0”

8. Dr. Pavalee Chomporat

(Faculty of Agro-Industry, Maejo University, Thailand) “Modeling Rheological Properties of Pre-gelatinized Red Kidney Bean Flour for Gluten Free Cupcake”

9. Dr. Yusnita

(School of Food Science and Technology)

10. Dr. Ir. Didik Pudji Restanto, M.Sc.

(Faculty of Agricultural, University of Jember) “The Propagation of Conjac (Amorphopallus oncophillus) in Original Klangon Forest Madiun Distric, East Java, Indonesia”

11. Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng.

(Faculty of Agricultural Technology, University of Jember, Indonesia) “Quality Evaluation of Sputed Bed-Dried Coconut Milk Powder” Acara ini dimaksudkan untuk memperdalam pengetahuan tentang Peningkatan Teknologi Pertanian Dan Sumber Daya Alam Menuju Ketahanan pangan serta kesiapan teknologi pangan menghadapi 4.0. "Dari kegiatan ini audiens khususnya mahasiswa dapat memperoleh referensi penelitian dan lebih kreatif untuk pengembangan diri dalam bidang pertanian." ujar Dr. Tanzil Huda selaku ketua panitia dalam sambutannya.

Tridharma Perguruan Tinggi, Dosen Universitas Muhammadiyah Jember aktif melakukan Pengabdian terhadap Masyarakat yang hasilnya langsung diaplikasikan dan bermanfaat bagi masyarakat, seperti yang dilakukan oleh Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember Mad Zaini, M.Kep.,Sp.Kep.J dan Ginanjar Sasmito Adi, M.Kep.,Sp.Kep.MB, dengan membentuk kelompok suportif bagi penderita hipertensi di kabupaten Banyuwangi.

Masalah kesehatan fisik masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat terutama pada penyakit tidak menular (PTM) misalnya hipertensi, stroke, penyakit jantung dan diabetes mellitus. Secara umum, penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi penyebab mortilitas nomor satu setiap tahunnya adalah penyakit kardiovaskuler (WHO, 2013). Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terbesar penyabab mortilitas dan mordibitas pada penyakit kardiovaskular. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih banyak kejadian hipertensi di masyarakat yang belum terdiagnosa dan mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik. Berdasarkan uraian diatas, klien dengan hipertensi akan mengalami perubahan-perubahan baik secara fisik maupun sosial. Perubahan-perubahan yang dialami klien hipertensi seperti perubahan gaya hidup, diet, kegiatan pengobatan yang rutin menjadi stresor terhadap munculnya masalah kesehatan jiwa seperti kecemasan dan depresi.

Menurut hasil Penelitian Kemenkes tahun 2013, menyebutkan bahwa angka kejadian hipertensi di Indonesia sebesar 26,5% pada tahun 2013, dari angka tersebut yang terdiagnosa oleh tenaga kesehatan atau dengan riwayat minum obat hanya 9,5%. Hasil Riset Kesehatan dasar tahun 2013 terkait masalah kesehatan jiwa yang disebabkan oleh masalah fisik, psikologis atau sosial menyatakan bahwa prevalensi terjadinya masalah kesehatan jiwa ringan atau gangguan mental emosional adalah sebesar 6,0% dari jumlah penduduk Indonesia. Data tersebut berarti setiap 100 orang penduduk terdapat 6 orang yang megalami gangguan mental emosional yang sebagian besar disebabkan oleh penyakit fisik yang bersifat kronis.

Prevalensi kejadian hipertensi atau tekanan darah tinggi di Kabupaten Banyuwangi menunjukkan hasil yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat (Dinas Kabupaten Banyuwangi, 2016). Mengacu pada Prevalensi masalah-masalah kesehatan seperti hipertensi di Kabupaten Banyuwangi yang terus meningkat, maka Program Kemitraan Masyarakat “Kelompok Suportif Hipertensi” menitik beratkan pada upaya preventif dan rehabilitatif masalah kesehatan fisik dan psikososial untuk memberikan resolusi permasalahan dengan segera, memberikan motivasi dan perubahan perilaku individu dan keluarga denga hipertensi.

Kegiatan kelompok suportif hipertensi di Kabupaten Banyuwangi dilakukan melalui beberapa tahapan, diantaranya kegiatan sosialisasi, koordinasi dan pelaksanaan kegiatan suportif hipertensi. Kegiatan sosialisasi dilakukan pada individu dan keluarga di wilayah Banyuwangi melalui kegiatan pendidikan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Berikut ini kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan selanjutnya, adalah koordinasi dengan pemerintah setempat, dinas kesehatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Setelah mendapatkan support dan informasi yang detail tentang kondisi masyarakat dan kondisi kesehatannya di wilayah kabupaten banyueangi, kegiatan selanjutnya adalah pembentukan kelompok suportif hipertensi. Pelaksanaan kegiatan suportif hipertensi dilaksanakan selama 2 kali pertemuan, guna memberikan pembekalan kepada masyarakat dalam merawat hipertensi yang dialami. Peserta yang ikut dalam kegiatan suportif pada mitra I dan mitra II sebagian besar berusia lebih dari 45 tahun. Kegiatan suportif yang dilakukan diantaranya mengidentifikasi kemampuan individu dan sumber pendukung dari dalam dan luar individu (keluarga), latihan menggunakan sumber pendukung dari dalam dan luar individu. Hasilnya kegiatan suportif berjalan dengan lancar, para peserta berperan aktif selama kegiatan dibuktikan dengan beberapa pertanyaan diajukan oleh anggota kelompok. kegiatan dibuktikan dengan beberapa pertanyaan diajukan oleh anggota kelompok.

Selama kegiatan pengabdian masyarakat, seluruh kegiatan disupport oleh LPPM UM Jember dan Ristek Dikti melalui program Hibah Pengabdian Masyarakat tahun 2018. Kegiatan dilakukan sekitar 1-2 bulan oleh dosen dan tim serta melibatkan mahasiswa kesehatan di UM Jember.

UM Jember secara resmi telah berhasil membuka satu prodi baru sesuai dengan Surat keputusan menteri riset, teknologi, dan pendidikan tinggi nomor 1259/KPT/I/2018 tentang izin pembukaan program studi teknologi industrI pertanian program sarjana pada Universitas Muhammadiyah Jember dikabupaten Jember. Untuk itu, sabtu (9/2) kepala LLDIKTI Prof. Dr.Ir Suprapto, DEA selaku Kepala wilayah 7 secara resmi datang kekampus UM Jember untuk menyerahkan surat keputusan program studi baru tersebut sekaligus memberikan pengarahan kepada para tamu undangan yang terdiri dari Dosen dilingkungan UM Jember dan beberapa tamu undanagan sekolah tingkat SMA sekitar Jember Kota.

“dengan dibukanya program studi baru di UM Jember semoga bisa memberikan warna baru bagi pendidikan di Indonesia, yang sejauh ini memang program studi Teknologi Industri Pertanian telah banyak dibeberapa universitas di Indonesia namun saya harap di Jember ini memiliki perbedaaan dari yang lainnya sehingga bisa juga menjadi unggulan” Jelas Prof. Dr.Ir Suprapto.

Menurut Rektor UM Jember Dr.Ir M Hazmi DESS program studi baru ini merupakan program studi ke 28 yang dimiliki UM Jember sejak 1981 berdiri. “dengan ucapan syukur kita patut bangga atas ketercapaian Fakultas Pertanian beserta seluruh komponen yang terlibat dalam rangka penggagasan dan kesiapan-kesiapan lainnya sehingga pada akhirnya prodi baru ini bisa diterima dan disetujui oleh RISTEKDIKTI dan ingsyaallah tahun akademik 2019/2020 telah siap untuk menerima mahasiswa baru angkatan pertama” terang Rektor.

Berdasarkan surat Rektor Universitas Muhammadiyah Jember pengajuan Prodi Teknologi Industri Pertanian telah diajukan ke pihak kemenristekdikti sejak tahun 2017 dengan Nomor 1331/UND/II.3.AU/F/2017 tanggal 29 Mei 2017 dan Surat Koordinator koordinasi perguruan tinggi swasta wilayah VII Nomor 1507/K7/KL/2017 tanggal 17 Juli 2017, dan akhirnya ditetapkan pada tanggal 28 Desember 2018 secara resmi telah disetujui.

Menurut Nurul Farthiyah Fauzi M.P selaku Dosen Fakultas Pertanian mengatakan bahwa program studi Teknologi Industri Pertanian menitikberatkan pada proses kegiatan pasca panen. Artinya pada program studi ini akan dipelajari cara mengolah hasil pertanian agar menghasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi. Program studi Industri Pertanian mempelajari tentang teknologi industri pertanian dengan model pembelajaran berbasis riset. Pembelajaran dengan dasar penelitian akan menghasilkan mahasiswa yang mampu menciptakan temuan baru dalam agrikultur dengan mengedepankan value inovatif serta dapat membuat karya ilmiah menarik yang layak dipublikasikan.

Publikasi ilmiah dalam jurnal bereputasi sudah menjadi kewajiban dan tuntuan dari pemerintah yang harus dipenuhi oleh setiap dosen. Hal ini sebenarnya sudah sejalan dengan tridharma perguruan tinggi, khususnya unsur penelitian. Kewajiban penelitian dan publikasi ilmiah sudah jadi bagian dari setiap proses kenaikan jabatan fungsional akademik, dan semakin hangat dibahas saat keluarnya Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen Dan Tunjangan Kehormatan Profesor. Bahasan utama dari Permenristekdikti No. 20 Tahun 2017 adalah tentang “Kewajiban Publikasi Ilmiah Dalam Jurnal Internasional Bereputasi”.

Penelitian yang tidak dipublikasikan akan berakhir di “perpustakaan”, dan tidak memberikan dampak bagi pengembangan ilmu. Disisi lain, Membuat artikel/manuskrip dari hasil penelitian untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi seperti yang Terindeks Thomson Reuters / Web Of Science, Dan Scopus, Juga menjadi persoalan sendiri, karena setiap jurnal, setiap penerbit pengindeks memiliki standar dan gaya selingkung sendiri-sendiri.

Menyadari akan hal tersebut maka Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Jember Menyelenggarakan “Workshop Publikasi Artikel Di Jurnal Nasional Terakreditasi” Dengan Narasumber Prof. Drs. Slamin.,M.Comp.,Sc.,Ph.D Di Ruang Pertemuan Gedung A Lantai 2 Universitas Muhammadiyah Jember. Menjadi Sebuah kebanggan tersendiri, Manakala Workshop ini diikuti oleh Dosen, tapi juga Dosen Muda yang begitu semangat bergabung menyimak materi, berdiskusi tentang penulisan artikel mulai dari jenis-jenis artikel, teknik membuat artikel, dan mempraktekannya secara langsung.

Menulis karya ilmiah merupakan salah satu tugas utama Dosen sebagai salah satu Tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Karya Ilmiah Dosen yang dimaksud utamanya adalah hasil penelitian ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Ilmiah. Mengapa Harus Publikasi ? Sebagaimana yang disampaikan oleh Prof Slamin, P.Hd dalam Workshop Penulisan Artikel Ilmiah Pada Jurnal Nasional Terakreditasi Hari Kamis Kemarin(7/2), Ada beberapa manfaat dengan mempublikasikan karya ilmiah di jurnal ilmiah yakni antara lain 1) Memperoleh Pengakuan Profesional Dari Kalangan Profesinya; 2) Memperdalam Penguaasaaan Ilmu; 3) Memperlancar Peningkatan Karir Akademik; 4) Berpartisipasi Dalam Penyebaran Dan Pengembangan Ilmu; Dan 5) Salah Satu Syarat Penyelesaian Studi Lanjut. Mengingat Kelima Hal Ini Maka Salah Satu Program Kerja Prodi Manajemen Untuk Tahun Akademik 2018/2019 Ini Adalah Menyelenggarakan Workshop Tersebut Untuk Meningkatkan Wawasan, Pengetahuan, Skill Dan Trik Bagi Dosen Untuk Mempublikasikan Hasil Penelitiannya Di Jurnal Nasional Terakreditasi.

Mengapa Harus Jurnal Nasional Terakreditasi? Karena Nilai Publikasi Jurnal Nasional Terakreditasi Pastinya Lebih Tinggi Daripada Jurnal Nasional Tidak Terakreditasi Sebagaimana Kebijakan Kemenristek Dikti Yang Mengatur Penilaian Jurnal Terakreditasi Dan Bobot Kum Artikel Tersebut Untuk Kebutuhan Peningkatan Jenjang Karir Akademik Dosen. Prof Slamin, P.Hd Menyampaikan Kita Harus Pandai Menilai Kemampuan Menulis Kita Dan Menyesuaikan Dengan Jurnal Yang Akan Dituju Yang Ternyata Ada Enam Tingkatan Jurnal Nasional Terakreditasi Mulai Dari Yang Terendah S6 Sampai Yang Tertinggi S1 Dengan Total Sebanyak 2.275 Jurnal Nasional Yang Telah Terakreditasi.

Dengan Jumlah Sebanyak Ini Tentu Peluang Untuk Artikel Ilmiah Dosen Diterima Cukup Besar. Hal Utama Yang Tentu Harus Diperhatikan Adalah Kenali Jurnalnya, Siapkan Artikelnya Dan Kirim Ke Jurnal Sasaran Kita. Bagaimana Teknisnya ? Prof Slamin Telah Mengupas Tuntas Bagaimana Tips Dan Trik Menulis Artikel Agar Diterima Di Jurnal Tersebut Dalam Workshop Kemarin Yang Dihadiri Dosen FEB UM Jember.

Sementara Itu Pemateri, Workshop Penulisan Artikel oleh Prof Slamin yang sekaligus sebagai reviewer Jurnal Nasional dan Internasional terindkes Scopus, Menyajikan Materi dalam suasana santai tapi tetap serius. Selingan humor yang menjadi penyegar membuat peserta fokus terus memperhatikan, bertanya tentang banyak kepanasaran dalam menulis artikel pendidikan, menjawab dan berpendapat tentang ide-ide cerdas yang mereka miliki dalam membuat artikel. Aturan penulisan untuk artikel yang dibuat peserta diantaranya jenis huruf arial dengan ukuran 11, Margin 4-4-3-3, Spasi 1.5, Paragrap Menjorok, Jumlah Kata Sekitar 500-1500 Kata. Selanjutnya, Jika ada peserta yang membutuhkan bimbingan dalam menyelesaikan artikel, Bisa dilakukan secara Online. Setelah merasa mantap dengan karyanya, peserta dipersilahkan mengirimkan artikelnya ke saya. Hidup Ini Harus Selalu Bermanfaat.Tinggalkan Jejak Dengan Menulis!” Pungkas Bayu.(ADP/BW/MIS)

JEMBER – Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan training Baitul Arqam bagi karyawan dan dosen muda. Sekitar 100 orang dosen muda dan karyawan baru, tahun 2019 mengikuti kegiatan training dipusatkan di Perguruan Muhammadiyah, di Watukebo, Ambulu, Jember.

Training yang berlangsung selama tiga hari, sejak hari Jum’at (01/02) sampai dengan Minggu (03/02) beberapa waktu yang lalu. Menurut Ketua Panitia, H. Manan Suhadi, SH, training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan dosen, serta dalam rangka memantapkan ideologi ber-Muhammadiyah. “Kita punya tradisi untuk membina mental spiritual dosen dan karyawan, terutama mereka yang sudah diangkat menjadi pegawai tetap, melalui training seperti ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, training Baitul Arqam yang kali ini bertema: “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah Untuk Mewujudkan UM Jember Yang Unggul Dalam IPTEKS Bernafaskan Nilai-Nilai Keislaman” sedianya diikuti sekitar 100 orang karyawan dan dosen muda. Namun, sekitar 7 orang dosen muda dan 2 Karyawan, kata Manan Suhadi, ditunda kepesertaannya tahun depan.

“Para peserta training Baitul Arqam ini, terdiri para dosen muda dari hampir seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unmuh Jember. Sedang untuk karyawan baru, berasal dari unit satuan Administrasi Pengajaran, Unit-Unit di Biro Kepegawaian, hingga karyawan di unit kesehatan (Poliklinik Dr. Moh. Suherman),” ujarnya.

Adapun materi Baitul Arqam meliputi, selain mengkaji Al-Quran, para peserta juga mendapat sedikitnya 12 materi pelatihan. Diantaranya, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Aminullah Elhady, Kaifiyah Ibadah Praktis Muhammadiyah oleh Dr. Kasman A. Rohim, M.Fil.I., kemudian materi Ranting Sebagai Ujung Tombak Persyarikatan oleh A. Samanan, M.KPd., dan Komitmen Ber Muhammadiyah oleh Prof. Dr. Thohir Luth,MA. Selain itu, masih ada sejumlah materi yang disampaikan oleh Dr. Ir. M. Hazmi, DESS, Ir. Hj. Sri Sukmawati,M.T, Dr. Hanafi., Ir. Iskandar Umarie, MP., dan pemateri lainnya.

Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Jember, H. Sulistiyo Adiwinarto,SH.,MH, dalam memberi pengarahannya menegaskan bahwa training Baitul Arqam seperti ini, wajib bagi dosen dan karyawan baru di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember. Mengingat, kelangsungan hidup dan masa depan salah satu amal usaha Muhammadiyah, khususnya dibidang pendidikan tinggi ini, sangat bergantung pada para dosen dan karyawan yang baru di SK sebagai pegawai tetap persyarikatan.

Masih menurut Wakil Rektor II, kegiatan training Baitul Arqam ini, merupakan salah satu program pembinaan terhadap pegawai di lingkungan amal usaha Muhammadiyah, baik yang berstatus sebagai karyawan maupun dosen. “Jadi siapapun yang menjadi pegawai di Universitas Muhammadiyah, atau di amal usaha lainnya, harus mengikuti proses pembinaan dan pengkaderan, salah satunya melalui Baitul Arqam ini,” jelasnya. Ditegaskannya, proses pembinaan terhadap pegawai di Unmuh Jember, sebenarnya cukup beragam. Untuk pembinaan harian, diantaranya Shalat Tahajud dan Shalat Shubuh berjamaah serta setiap selesai sholat dhuhur di Masjid Al Qolam, Kampus Unmuh Jember, dilakukan kuliah tujuh menit (Kultum). Pembinaan selanjutnya, dilakukan secara periodik, lewat kegiatan pembinaan khusus, melalui pelatihan dan kegiatan lainnya.

Sedangkan materi training Baitul Arqam ini, selain menyangkut pembinaan aqidah dan ibadah menurut faham Muhammadiyah, juga materi tentang peraturan kepegawaian, pemahaman hak dan kewajiban pegawai, hingga upaya peningkatan etos kerja. (ADP/AJ)

Program KKN 2019 telah resmi dibuka. Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr Ir M Hazmi DESS., secara resmi membuka acara pembekalan KKN di Aula Zaenuri pada Selasa15/01/2019 kemarin. Kuliah Kerja Nyata (KKN) lahir dalam proses pembangunan yang pada hakekatnya adalah pelaksanaan dari falsafah pendidikan yang berdasarkan pada Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang nomor 22 tahun 1961, dalam pengalaman Tridharma Perguruan Tinggi.

Pada tahun 2019 ini UM Jember akan menerjunkan 894 Mahasiswa KKN yang terdiri dari 8 Fakultas diantaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Ekonomi, FIKES, Psikologi, Pertanian, Teknik FISIPOL dan FAI kebeberapa kecamatan di kabupaten jember diantaranya Balung, Bangsalsari, Kencong, Jombang, Semboro, dan Gumukmas. Total desa yang akan menjadi tempat para mahasiswa KKN ini sebanyak 43 Desa.

Menurut Dr. Nurul Qomariyah M.M mengatakan bahwa KKN 2019 membawa tema Taman Bacaan Masyarakat dengan memadukan sebuah studi Etnografi. Studi Etnografi yang artinnya Filed Work yakni turun langsung mencari data ke lapangan, untuk menemukan, kemudian menggambarkan, secara holistic, sistem sosiokultural suatu masyarakat atau cara hidup suatu masyarakat. Etnografi adalah hidup bersama masyarakat, melihat kehidupan sehari-hari mereka, bergaul dengan mereka, mendengar pembicaraaan mereka, berbual dalam bahasa mereka dan melihat dunia sebagaimna mereka melihatnya. Dengan demikian studi ini diharapkan mampu mendorong setiap Mahasiswa agar bekerja di Desa dalam rangka pengabdian dalam jangka waktu tertentu untuk tinggal dan bekerjasama membantu masyarakat pedesaan dalam mengerjakan persoalan pembangunan” Jelas Dr. Nurul Qomariyah M.M Selaku kepala LPPM. “ manfaat lain mahasiswa dapat mengembangkan pemikiran berdasarkan ilmu tekhnologi dan dalam upaya menumbuhkan, mempercepat serta mempersiapkan kader-kader pembangunan”, Imbuhnya. KKN akan dilaksanakan pada 31 Januari-1 Maret 2019 mendatang.

Menurut Dhian Wahana Pura M.Pd.I selaku dosen pembimbing KKN mengatakan dalam KKN ini akan memberikan instruksi kepada mahasiswa agar menanamkan minat baca kepada masyarakat, mengingat menambah wawasan atau pengetahuan selain sebagai perintah agama juga merupakan media membuka cakrawala. dalam proses membimbing mahasiswa KKN Dhian Wahana Pura M.Pd.I memaparkan bahwa akan melakukan model bimbingan “terpadu” yang artinnya pembimbing akan membimbing satu kesatuan agar mereka mampu menguasai banyak antara kemampuan berinteraksi dimasyarakat, moral di masyarakat, menunjukkan intelektual movement di masyarakat serta religious dimasyarakat. Dengan demikian output tujuan KKN akan tercapai meliputi masyarakat sadar literasi, masyarakat berfikir cerdas dan mahasiswa dapat membawa nilai promotif terhadap lembaga dimasyarakat.

Duka atas kejadian bencana banjir yang terjadi dikota jember pada minggu 23 Desember 2018, akibat air penahan dinding Sungai Tanggul Jebol di Dusun KedungLangkap Kraton Kencong telah menimbulkan banyak simpati dari berbagai kalangan masyarakat untuk berusaha membantu meringankan beban para korban banjir, tak terkecuali juga sekelompok mahasiswa internasional UM Jember yang tergerak hatinya untuk ikut serta membantu meringankan beban korban bencana dengan jalan melakukan bakti sosial dengan mengumpulkan berbagai bahan bantuan untuk disumbangkan. Tepat pada tanggal 30 Desember 2018 lalu, sekelompok mahasiwa Internasional ini berangkat ke kencong dengan membawa barang barang bantuan. '' kami dari mahasiswa Internasional negara thailand merasa sedih dan perihatin atas kejadian bencana banjir yang terjadi di kota jember, kami yang tinggal di indonesia khususnya kota jember sebagai pilihan kami untuk belajar merasa sangat penting bagi kami untuk membantu saudara kami yang sedang membutuhkan bantuan maka dengan ini kami merencanakan agenda bakti sosial ini sebagai bentuk rasa keprihatnan kami", jelas Nurulhuda Dueromae mahasiswa Thailand. "kami membawa barang bantuan seperti sembako, baju untuk semua usia, buku dan perlengkapan tulis, serta air mineral sebanyak 100 dus untuk para korban", imbuh Nurulhuda.

Rombongan yang berjumlah 38 orang yang terdiri dari mahasiswa thailand, timor leste dan malaysia ini berangkat pada pukul 13.00 WIB menuju lokasi dengan dipimpin oleh ibu Nurul Fathiyah F M.P selaku kepala KUI (Kantor Urusan Internasional) sekaligus sebagai ketua rombongan menuju posko muhammadiyah yang berada di desa igir-igir. Rombongan disambut oleh Farud AFA selaku kordinator relawan Muhammadiyah dari MDMC (muhammadiyah disaster management center).

Sesampainya diposko muhammadiyah para mahasiswa Internsional ini diberikan arahan terlebih dahulu oleh Farud AFA koordinator relawan muhammadiyah tentang lokasi yang akan dituju. Kelompok mahasiswa dibagi menjadi dua yang selanjutnya dibawa menggunakan mobil pick up terbuka menuju lokasi bencana membantu membagikan logistik kepada beberapa korban bencana dilokasi yang masih terendam banjir.

Farud AFA mengatakan bahwa daerah yang akan dituju adalah dusun Panggul melati desa Kepanjen kecamatan Gumukmas yang kondisinya masih terendam banjir sampi lutut serta masih dalam keadaan padam listrik.

Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Internsional ini selain membantu Distribusi Logistik berupa Sembako, Peralatan Bersih bersih, Peralatan Bayi dan Selimut mereka juga membantu untuk asasment beberapa data yang dibutuhkan sesuai instruksi.

Nurul Fatiyah Fauzi selaku ketua rombongan juga menyampaikan bahwa seluruh hasil bantuan yang dibawa oleh mahasiswa asing ini adalah hasil dari kesukarelaan mereka dan komunitas mereka tanpa ada paksaan dan kegiatan bakti sosial ini juga atas inisiatif mereka dan rasa empati mereka secara pribadi dan kami membantu dalam hal fasilitas dan menghubungkan dengan pihak pihak yang terkait.

"Saya pribadi berharap semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan keringan dan banyam keberkahan untuk mereka, kami berdoa semoga Tuhan memberikan keselamatan untuk mereka dan kita semua Amiin '' ujar Vergilio Antonio Jose mahasiswa Timur Leste.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi