Dua mahasiswa UM Jember atas nama Bintari puspa alvirosa dan Yulanda Irma Tiara dari fakultas ilmu kesehatan telah berhasil menjadi pemenang dalam lomba Essay tingkat Nasional yang diadakan oleh RS. Paru Jember dalam memperingati hari TBC se-dunia (27/03).

Essay juara pertama berjudul “KAMOO TB: STRATEGI PENINGKATAN PERAN KELUARGA DALAM KEBERHASILAN PENGOBATAN TB dibuat oleh Bintari puspa alvirosa dari fakultas UM Jember.

Essay juara ketiga yang di buat oleh Yulanda Irma Tiara berjudul KASET BES-C (Kampung Sehat Bebas Tuberculosis).

Disampaikan pada humas UM Jember dalam kesehariannnya dua mahasiswa tersebut juga membagi waktunnya untuk berorganisasi dan tercatat sebagai anggota aktif ikatan mahasiswa muhammadiyah jember pada komisariat as syifa Fakultas Kesehatan. Mereka berhasil menjadi juara pertama dan ketiga daintara 107 essay yang diterima oleh panitia pelaksana.

Yulanda mengatakan”Sebagai seorang tenaga kesehatan kita harus memiliki peran yaitu promotif (promosi kesehatan)”

“Dan hal ini bisa dilakukan juga dengan bantuan kader kesehatan dari masyarakat, untuk menghimbau pentingnya perilaku bersih dan sehat (PHBS) karena dari kondisi rumah yang kotor, sanitasi lingkungan yang kurang, juga dapat meningkatkan penyakit TBC, selain itu masyarakat juga harus mengetahui tanda dan gejala TBC agar bisa tau dan membantu untuk segera menangani penularan penyakit TBC,” ungkap yulanda saat di temui setelah pengumuman juara esaay di RS Paru.

” Ayo TOSS TB (Temukan obati sampai sembuh Tuberculosis) tegas Mahasiswa kesehatan Unmuh Jember itu.

Sumber: immjember.or.id

Editor; humasumjember

MALANG - Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia (KBMI) 2019 tampil dengan wajah dan format baru. Dalam rangka mensosialisasikan teknis pendaftaraan KBMI ini, Ditjen Belmawa Kemenristekdikti membuat rangkaian Workshop Rencana Bisnis di sebelas wilayah dengan sasaran utama Mahasiswa. Malang menjadi wilayah kedua sesudah Bogor dilaksanakannya workshop ini. Bertempat di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang, kegiatan ini dihadiri 413 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi diantaranya Universitas Muhammadiyah Jember, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Gresik ,Universitas Muhammadiyah Surabaya, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram, Akademi Akuntansi Boekittinggi, IKIP Budi Utomo, Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, Institut Teknologi Kreatif Bina Nusantara Malang, Politeknik Cahaya Surya, Politeknik Kota Malang, Politeknik Negeri Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Islam Jember, Universitas Islam Malang, Universitas Islam Madura, dan berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.

Dalam rangka mendorong munculnya pengusaha muda di perguruan tinggi, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi kembali menyelenggarakan Kompetisi Bisnis Mahasiswa Indonesia tahun 2019, yang akan dimulai dengan Workshop Rencana Bisnis bagi di 11 kota di seluruh Indonesia. Universitas Muhammadiyah Jember menerjunkan 15 mahasiswa dari beberapa Fakultas diantaranya Ach. Junaidi – Sulik Wahyuni (Agroteknologi), Adilla Faulina - Elgi Arga Laksana – Naning Muhtarrohmah (Matematika), Agung Dwi Susilo - Muhammad Fatoni Asari, Muhammad Muhsin - Mohammad Isnaini - Choni Diah Hanisah - Diah Diana Putri – Sujik Nor Afandi (Manajemen), Lailatul Qomariyah dan Yupianto (Bahasa Indonesia). Kegiatan workshop untuk mahasiswa agar mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami noble purpose dan dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan.

Kegiatan Workshop dibuka oleh Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan UB Malang,Prof. Dr. Drs. Abdul Hakim,M.Si, dalam penyampaiannya dikatakan bahwa berwirausaha bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. “Ada tiga syarat untuk bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermanfaat yaitu, passion, purpose, dan value” tambahnya. Sambutan dilanjutkan oleh Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan, Kemenristekdikti, Drs Ismet Yus Putra MM yang memberikan pemaparan mengenai kebijakan baru KBMI tahun 2019. Beliau menekankan pentingnya mahasiswa berwirausaha dengan mengikuti perkembangan teknologi di era industri 4.0 yang berbasis teknologi. Workshop ini dibagi ke dalam dua sesi, sesi pertama diperuntukkan seluruh peserta yang mendaftar dan sesi kedua diperuntukkan bagi 100 orang yang diseleksi oleh Dikti berdasarkan noble purpose yang dituliskan pada formulir pendaftaran workshop. Sesi pertama merupakan penjelasan mengenai peran dan strategi mahasiswa dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda mandiri, kreatif dan inovatif dan panduan program KBMI 2019 oleh Dr.Tipri Rose Kartika SE,MM dan dilanjutkan penyampaian langsung dari praktisi dan bisnis coach oleh Nurhadi Irbath mengenai noble purpose Sesi kedua merupakan workshop design thinking dengan metode play based learning menggunakan business craft board game. Dari 15 peserta mahasiswa yang diterjunkan oleh UM Jember, 3 peserta yang lolos dalam Noble Purpose.

Metode penggunaan papan bermain ini dilakukan secara kelompok. Board game ini merupakan simulasi cara memulai dan menjalankan bisnis. Tidak hanya kolaborasi dengan KBMI Ditmawa, workshop ini juga melibatkan komunitas Indonesian Students Entrepreneur Network (ISEN) DARI its Surabaya. Seluruh rangkaian acara workshop ini bertujuan agar mahasiswa mampu membuat rencana bisnis yang baik dimulai dengan memahami tujuan mulia (noble purpose) serta dapat menjelaskan pelanggan, produk, delivery, strategi manajemen SDM serta strategi keuangan. Penggunaan board game ini sebagai gambaran lingkungan yang aman untuk bisa bebas explore memahami cara menjalankan bisnis. “Board game ini merupakan hasil riset yang relevan bagi mahasiswa yang ingin belajar bisnis, pembisnis pemula, atau bahkan yang sudah memiliki bisnis secara komprehensif” . (ADP)

 Reporter : Aditya Dimas Pratama, S.I.Kom.,M.I.Kom

 

UM Jember , (7/03/2019) Diskusi Publik Bersama Rocky Gerung dengan tema "Menakar Demokrasi Dengan Akal Sehat" di Ged. Ahmad Zaenuri Universitas Muhammadiyah Jember berjalan lancar. Dihadiri oleh seluruh pimpinan dan dosen UM Jember, mahasiswa dan umum sejumlah 900 audiens. Jajaran pimpinan rektorat menyambut Rocky Gerung di Gedung Utama pada pukul 10 pagi dan Rocky Gerung memasuki Gedung Aula Ahmad Zaenuri pada pukul 12.30 WIB. Rocky Gerung menyampaikan dalam pidatonya yang berlangsung selama 15 menit bahwa Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan merupakan salah satu tokoh pahlawan Indonesia yang ikut andil dalam pentingnya memajukan dunia pendidikan sejak sebelum Indonesia merdeka.

Menurut rocky Jember artinya Jembatan Berpikir karena berfikir adalah alasan kita merdeka karena kita merdeka supaya kita berfikir mandiri karena itu konstitusi kita mengatakan tugas pemerintah adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan itu artinnya berfikir dan Muhammadiyah telah mendahului tugas itu jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu ketika K.H Ahmad Dahlan memilih untuk mendirikan perguruan-perguruan belajar ketimbang mendirikan partai politik dan setelah infrastruktur pendidikan selesai maka dari Muhammadiyah tumbuhlah tokoh tojoh politi, jadi pikiran Ahmad Dahlan sangatlah benar diawali dengaan pendidikan. Marilah bersama-sama merawat akal sehat. Kita ingin supaya ada pertukaran pikiran mulai dari kampus, jika setiap orang punya proposal politik silahkan di uji dikampus karena kampus mempunyai metodologi untuk menapis mana yang benar dan mana yang bohong supaya kita terhindar dari segala pencitraan.

Menurutnya saat menjadi mahasiswa adalah saat yang paling lengkap menjadi seorang manusia karaena disitu ada pengetahuan,buku,humor dan percintaan. “Kampus adalah sebagai jembatan masa lalu untuk menuju masa depan” Imbuhnya.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi