Mahasiswa UM Jember Berhasil temukan Penelitian Pendeteksi kebusukan daging ayam Dari Kulit Buah Naga Merah

UM Jember. Terinspirasi dengan adanya mimpi-mimpi dalam diri yang ingin mengembangkan skill diri dan maju lebih baik membuat kami ingin memberikan prestasi terbaik untuk diri kami dan lembaga kami, diawali dengan searching perlombaan yang tersedia pada saat itu, dan kita menemukan lomba karya ilmiah yang bertemakan science yang diadakan oleh Universitas Mulawarman Samarinda. Tanpa berpikir lama kita langsung daftarkan diri tanpa rasa takut dan ragu. Begitulah awal kisah ini dimulai”. Ujar Habib Rois.

Pada tanggal 7-8 Oktober 2017 atas nama UM Jember, Habib Rois FKIP Bahasa Indonesia, Yongki Pranada FKIP Matematika, Ayu Diana Sari FKIP Matematika tergabung dalam satu TIM kelompok ilmiah dan mengikuti scientist event 2017 dengan lomba karya tulis ilmiah nasional tingkat mahasiswa, di Universitas Mulawarman Samarinda. Mereka berangkat ke Samarinda untuk mempresentasikan hasil karya tulis ilmiah mereka didepan para juri dan peserta lainnya. “ sebelum kami sampai pada tahap presentasi kami telah melalui beberapa tahapan diantaranya seleksi abstrak, Seleksi full paper dan akhirnya 10 besar tim terbaik (go final) dengan presentasi karya” Jelas Habib Rois selaku ketua Tim.

Dalam karya tulis ilmiah ini kami mempresentasikan judul “Bioplastik Biodegradabel Berbasis Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus Contaricensis) Sebagai Smart Packaging Pendeteksi Kebusukan Fillet Daging Ayam”. Menurut Rois ada alasan khusus mengapa memilih judul tersebut “ sebelum tim kami menentukan judul tersebut kami terlebih dahulu melakukan studi lapang berbagai masalah di masyarakat khususnya perdagangan di pasar, kebanyakan yang dikeluhkan konsumen pasar adalah soal daging. Masyarakat masih bingung dalam memilih daging apalagi daging yang sudah dikemas dalam kemasan plastic. Banyak para penjual yang menjual daging busuk dikalangan masyarakat akhirnya banyak kejadian keracunan daging ayam di masyarakat. Keracunan daging ayam merupakan penyumbang terbanyak dari kasus-kasus keracunan di Indonesia. Dari permasalahan tersebut kita menciptakan suatu ide karya yaitu “bioplastik biodegradable sebagai pendeteksi kebusukan daging ayam" Jelas Habib Rois.

Daging ayam merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi. Daging ayam menjadi salah satu penyumbang besar kasus keracunan pangan di Indonesia karena tergolong dalam perishable food dikarenakan kandungan air dan protein yang tinggi serta kondisi lingkungan yang cocok untuk pertumbuhan mikroorganisme. Penilaian kesegaran daging ayam secara luas sampai saat ini masih menggunakan cara-cara sensori seperti tekstur, bau, dan warna. Kulit buah naga merupakan limbah hasil pertanian yang mengandung zat warna alami betasianin cukup tinggi. Betasianin merupakan zat warna yang berperan memberikan warna merah yang berpotensi sebagai indikator pH alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen bertujuan memberikan perlakuan terhadap sampel dan melakukan pengamatan dampak perlakuan terhadap sampel. Analisis karakteristik respon terhadap smart packaging berbahan dasar kulit buah naga merah memperlihatkan adanya kecenderungan yang nyata dalam mendeteksi tingkat kebusukan fillet daging ayam. Secara visual smart packaging dengan bahan dasar kulit buah naga merah dapat memberikan pola perubahan warna yaitu dari merah menjadi biru dan terakhir kuning selama proses kebusukan berlangsung. Perubahan warna ekstrak betasianin menunjukan bahwa senyawa pigmen betasianin mampu bertindak sebagai reagen pendeteksi daging busuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan karbohidrat dan betasianin yang dimiliki kulit buah naga merah dapat dijadikan sebagai matrik pembuatan smart packaging pendeteksi kebusukan fillet daging ayam. Pada pengujian biodegradabilitas menunjukkan bahwa smart packaging mengalami penjamuran. Penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kulit buah naga merah dapat dijadikan bahan pembuatan smart packaging pedeteksi kebusukan fillet daging ayam ramah lingkungan.

Sebelum karya tulis ini dipresentasikan kedepan dewan juri dan peserta lainnya terlebih dahulu telah dipresentsikan ke beberapa dosen di UM Jember yang berhubungan dengan penelitian ini dengan tujuan mendapat kritikan dan saran agar karya lebih dapat diterima. “Selain itu kita kembangkan pola pemikiran dari setiap anggota dalam menyampaikan materi yang di dasarkan atas dasar konsep empiris dari hasil penelitian. Dari uraian di atas kita yakin dan percaya dan selanjutnya berdoa sepenuhnya memasrahkan pada Tuhan Yang maha esa” jelas Habib Rois. Akhirnya hasil penelitian yang telah dipresentasikan didepan juri dan peserta lainnya, Tim UM Jember berhasil membawa pulang mendali emas Juara pertama karya tulis ilmiah nasional tingkat mahasiswa. “Merupakan kebanggaan bagi Tim kami bisa menjadi nomor satu. Harapan kami untuk penelitian ini kedepannya akan kami sempurnakan kembali untuk lebih baik dan bisa di produksi secara masal” terang Habib Rois.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi