PKM UM Jember ajak Batik Langon siap hadapi Revolusi Industri 4.0

UM Jember – Tim PKM UM Jember yang diketuai oleh Dr. Dra. Ria Angin, M.Si dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik beranggotakan Taufik Timur Warisaji dosen Fakultas Teknik bersama mahasiswa Fisip mengajak masyarakat Langon, Ambulu untuk mengembangkan potensi batik local ke skala industry dengan meningkatkan kelembagaan UMKM Batik dan peningkatan jumlah permintaan akan produk batik melalui pemanfaatan batik Fractal dan Pemasaran melalui e-commerce untuk mendukung Revolusi Industri 4.0 pada Juni-Juli 2019.

Batik di dusun Langon ini adalah satu-satunya produk yang menjadi unggulan desa yang dirintis sejak tahun 2017. Siti Hariyani selaku pemilik UMKM menerangkan bahwa usaha ini dirintis karena adanya potensi batik Langon, Ambulu yang bagus akan tetapi belum berkembang dan belum menjadi pendapatan yang menjanjikan bagi masyarakat dusun Langon. Hal nini dikarenakan adanya persoalan yang dihadapi oleh mitra UMKM adalah keterbatasan produk dan kemampuan akan kreativitas desain batik sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar.

Melihat situasi tersebut maka Ria bersama tim menyelenggarakan kegiatan pengabdiam masyarakat yang dapat menjadi bekal untuk perkembangan UMKM batik Langon tersebut. Kegiatan PKM diantaranya (a) Pelatihan Produk dengan metode membatik Teknik Fractal yakni memperkenalkan bermacam-macam teknis membatik sekaligus memberikan solusi desain ragam motif batik yang variatif. Dengan teknik fractal ini diharapkan UMKM dapat mengembangkan motif batik dengan mudah. (b) Pelatihan E-commerce sebagai Strategi Pemasaran Secara Tepat yakni pemahaman strategi pemsaran secara offline dan online kepada UMKM. Sarana yang digunakan adalah website dengan nama domain bisnis komersial dengan ekstensi*.com dan media sosial yang lainnya guna mendukung pemasaran batik Langon itu sendiri. Sehingga batik Langon siap menghadapi relovusi industry ke depannya. (c) Pelatihan Manajemen Keuangan berbasis UMKM solusi yang ditawarkan untuk pemahaman dan pengaturan keuangan bagi UMKM dengan mengadakan pelatihan dan workshop Manajemen Keuangan yang disesuaikan dengan kondisi UMKM tersebut. Pelatihan dan workshop diberikan untuk mempermudah UMKM dalam pencatatan transaksinya, pembuatan laba rugi, perubahan equitas dan pelaporan neraca. Kegiatan direncanakan dengan menghadirkan nara sumber yang mempunyai expert dibidang keuangan UMKM.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi

OffCanfas (ID)