100 Peserta Dosen Muda dan Karyawan UNMUH Jember Ikuti Pelatihan Baitul Arqam Tahun 2019

JEMBER – Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan training Baitul Arqam bagi karyawan dan dosen muda. Sekitar 100 orang dosen muda dan karyawan baru, tahun 2019 mengikuti kegiatan training dipusatkan di Perguruan Muhammadiyah, di Watukebo, Ambulu, Jember.

Training yang berlangsung selama tiga hari, sejak hari Jum’at (01/02) sampai dengan Minggu (03/02) beberapa waktu yang lalu. Menurut Ketua Panitia, H. Manan Suhadi, SH, training ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan dosen, serta dalam rangka memantapkan ideologi ber-Muhammadiyah. “Kita punya tradisi untuk membina mental spiritual dosen dan karyawan, terutama mereka yang sudah diangkat menjadi pegawai tetap, melalui training seperti ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, training Baitul Arqam yang kali ini bertema: “Peneguhan Ideologi Muhammadiyah Untuk Mewujudkan UM Jember Yang Unggul Dalam IPTEKS Bernafaskan Nilai-Nilai Keislaman” sedianya diikuti sekitar 100 orang karyawan dan dosen muda. Namun, sekitar 7 orang dosen muda dan 2 Karyawan, kata Manan Suhadi, ditunda kepesertaannya tahun depan.

“Para peserta training Baitul Arqam ini, terdiri para dosen muda dari hampir seluruh fakultas yang ada di lingkungan Unmuh Jember. Sedang untuk karyawan baru, berasal dari unit satuan Administrasi Pengajaran, Unit-Unit di Biro Kepegawaian, hingga karyawan di unit kesehatan (Poliklinik Dr. Moh. Suherman),” ujarnya.

Adapun materi Baitul Arqam meliputi, selain mengkaji Al-Quran, para peserta juga mendapat sedikitnya 12 materi pelatihan. Diantaranya, Sejarah Berdirinya Muhammadiyah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Aminullah Elhady, Kaifiyah Ibadah Praktis Muhammadiyah oleh Dr. Kasman A. Rohim, M.Fil.I., kemudian materi Ranting Sebagai Ujung Tombak Persyarikatan oleh A. Samanan, M.KPd., dan Komitmen Ber Muhammadiyah oleh Prof. Dr. Thohir Luth,MA. Selain itu, masih ada sejumlah materi yang disampaikan oleh Dr. Ir. M. Hazmi, DESS, Ir. Hj. Sri Sukmawati,M.T, Dr. Hanafi., Ir. Iskandar Umarie, MP., dan pemateri lainnya.

Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Jember, H. Sulistiyo Adiwinarto,SH.,MH, dalam memberi pengarahannya menegaskan bahwa training Baitul Arqam seperti ini, wajib bagi dosen dan karyawan baru di lingkungan Universitas Muhammadiyah Jember. Mengingat, kelangsungan hidup dan masa depan salah satu amal usaha Muhammadiyah, khususnya dibidang pendidikan tinggi ini, sangat bergantung pada para dosen dan karyawan yang baru di SK sebagai pegawai tetap persyarikatan.

Masih menurut Wakil Rektor II, kegiatan training Baitul Arqam ini, merupakan salah satu program pembinaan terhadap pegawai di lingkungan amal usaha Muhammadiyah, baik yang berstatus sebagai karyawan maupun dosen. “Jadi siapapun yang menjadi pegawai di Universitas Muhammadiyah, atau di amal usaha lainnya, harus mengikuti proses pembinaan dan pengkaderan, salah satunya melalui Baitul Arqam ini,” jelasnya. Ditegaskannya, proses pembinaan terhadap pegawai di Unmuh Jember, sebenarnya cukup beragam. Untuk pembinaan harian, diantaranya Shalat Tahajud dan Shalat Shubuh berjamaah serta setiap selesai sholat dhuhur di Masjid Al Qolam, Kampus Unmuh Jember, dilakukan kuliah tujuh menit (Kultum). Pembinaan selanjutnya, dilakukan secara periodik, lewat kegiatan pembinaan khusus, melalui pelatihan dan kegiatan lainnya.

Sedangkan materi training Baitul Arqam ini, selain menyangkut pembinaan aqidah dan ibadah menurut faham Muhammadiyah, juga materi tentang peraturan kepegawaian, pemahaman hak dan kewajiban pegawai, hingga upaya peningkatan etos kerja. (ADP/AJ)

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi