UNMUH JEMBER MELEBARKAN SAYAP DI KABUPATEN SITUBONDO DALAM BERBAGAI BIDANG

HUMAS UM JEMBER – Pada Selasa siang tadi (8/5) merupakan hari istimewa bagi Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Jember, dimana kedatangan Bupati Situbondo beserta SKPD dan Jajarannya dalam rangka Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Peningkatan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo di Gedung Ahmad Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember.

Ruang lingkup dalam kerjasama Pemerintah Kabupaten Situbondo meliputi Enam bidang yaitu “Penguatan kelembagaan dan perangkat Desa, Pengembangan Industri Kreatif dan Pariwisata, Membangun Kedaulatan Pangan, Penguatan Kapasitas Petani, Nelayan, Peternak, Koperasi, dan UMKM, Peningkatan Layanan Kesehatan, dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah”. Acara tersebut dihadiri juga seluruh jajaran rektorat, Dekan, Direktur, Kepala Unit, Dosen dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember serta tamu undangan untuk mengikuti Kuliah Umum oleh Bupati Kabupaten Situbondo H. Dadang Wigiarto, S.H dengan tema “ Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan”.

Universitas Muhammadiyah Jember segera memperluas jaringannya di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo dalam berbagai aspek untuk bergerak cepat dalam Pengembangan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo dari segala sektor seperti Pariwisata, Lembaga Perangkat Desa, Pertanian hingga Kesehatan dan Pendidikan yang didukung penuh dari berbagai Fakultas di Universitas Muhammadiyah Jember, yang saat ini membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk akademisi.

Hal tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto,S.H dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Ir. Muhammad Hazmi,D.E.S.S.. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan bahwa penandatanganan MoU tersebut tidak terlepas dari keputusan dirinya dalam kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Jember namun meliputi seluruh SKPD Pemkab. Situbondo untuk bersatu padu memajukan pembangunan di Kabupaten Situbondo dari berbagai sektor.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember mengatakan pihaknya akan langsung membentuk tim kerja yang terdiri dari sejumlah akademisi lintas disiplin yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Jember. Tim dari Universitas Muhammadiyah Jember tersebut akan berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Situbondo contohnya di sektor pariwisata.

Menurut Bupati Situbondo, majunya sektor pariwisata suatu daerah akan berdampak positif bagi perkembangan sektor lainnya. "Misal oleh-oleh khas Situbondo. Bagaimana kemasannya saat ini, saya pribadi masih belum puas. Kemudian bagaimana hotel, homestay, dan travel juga akan berdampak. Ini memerlukan keterlibatan dari para akademisi. B ersama akademisi pihaknya yakin potensi pariwisata yang ada di wilayahnya yang selama ini masih terpendam, dapat muncul ke permukaan. " kata Dadang.

Dalam acara Sharing Session yang dilakukan oleh seluruh Dekan bersama dengan seluruh SKPD Pemkab. Situbondo berjalan dengan aktif dari awal hingga akhir acara. Misalnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Emy Kholifah,M.Si langsung sigap dalam Sharing Season bersama SKPD bidang Administrasi Pemerintahan dan OTDA serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam perencanaan yang sudah dimiliki yaitu Basis Data Terpadu E-Desa Now Kabupaten Situbondo yang merupakan ide dari Fisipol Unmuh Jember untuk dikembangkan yaitu 1 Desa 1 Mahasiswa.

"Setelah ini saya langsung kerahkan mahasiswa kami untuk terjun dan bertemu SKPD terkait. Langsung gerak cepat, dalam memajukan pengembangan Kabupaten Situbondo," tegasnya. (Humas Unmuh Jember)

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi