Mahasiswa UM Jember Juara Silver Medal dan Special Award di Malaysia

Prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember menunjukkan progres yang berarti. Beberapa pekan terakhir, beberapa prestasi telah diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember dalam beberapa ajang di tingkat nasional. Kali ini, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Jember kembali meraih prestasi yang membanggakan di Malaysia.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember (UM Jember) kembali mendulang prestasi dalam bidang inovasi dan cipta karya. Sebanyak 408 pendaftar pada International Engineering Invention and Innovation Exhibition (i-ENVEX) 2018 yang berlangsung mulai 13 hingga 15 April di Dewan Ilmu, Universiti Malaysia Perlis (UniMAP), 81 Perguruan Tinggi di Dunia dari 16 buah negara.ikut serta dalam kompetisi ini diantaranya; India, Taiwan, Hong Kong, China, Macau, Thailand, Indonesia, Kanada , Romania, Amerika Serikat, Korea Selatan, Vietnam, Laos, Bangladesh dan Filipina.

Universitas Muhammadiyah Jember masuk dalam Kandidat Peserta ke 37 yaitu Yongki Dwi Pranada dan M. Ulul Fauzi Mahasiswa Program Studi Matematika Universitas Muhammadiyah Jember. Selama 2 Hari mereka bertanding untuk mempresentasikan cipta karya inovatifnya dengan judul Innovation of Tobacco Stems For The Making Of Tayamum Paper dengan Kategori Classed A : Agriculture & Environmental andRenewable Energy. Dalam kompetisi tersebut terdapat 5 kategori yang dilombakan diantaranya : Classed A : Agriculture & Environmental andRenewable Energy, Classed B : Automotive , Transportation & Industrial Design, Classed C : Biotechnology, Health, & Chemicals, Classed E : I.C.T , Multimedia & Telecommunications, Electricity & Electronic, dan Classed F : Manufacturing Process & Machines and Equipment.

Tim yang diketuai oleh Yongky Dwi Pranada ini mengangkat ide tentang“Innovation of Tobacco Stems For The Making Of Tayamum Paper”.Inovasi ini diambil dari Riset, dimana kelebihan pada Riset tersebut dapat menanggulangi Limbah Batang Tembakau tersebut. Nantinya kadar Biofoam bereaksi pada indikator warna dan asam basa (anti mikroba) selama 0 hingga 15 jam terjadi aroma tidak sedap.Persiapan selama perlombaan, Tim belajar dengan cara pratikum seadanya dan presentasi. Selama pertandingan, 7 menit waktu untuk penyaji presentasi hasil dan 13 menit tanya jawab dengan dewan juri “ ungkap Yongky”.

Sampai pada pengumuman pemenang, mereka disebut dan dipanggil sebagai juara Silver Medal dan Special Award dari Korea University dalam lomba International Engineering Invention and Innovation Exhibition (i-ENVEX) 2018. Tercatat ratusan peserta yang ikut dalam perlombaan ini yang diselenggarankan oleh Indonesian Invention Innovation Promotion Association (INNOPA) kemudian di ambil 81 kandidat perguruan tinggi di seluruh dunia.

Menurut Yongky “Kunci utama perjuangan kami adalah kekompakan tim dan saling memback-up, serta menguji data percobaan dengan menggunakan Aplikasi Tanah. Persaingan di event ini sangat ketat dan kompetitif karena teman kompetitor kami juga kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Tapi Alhamdulillah kami bisa memberikan yang terbaik,” papar Yongky.

Prestasi ini tentu saja disambut gembira oleh Wakil Rektor 3 Universitas Muhammadiyah Jember. "Kita harus terus ikut serta dan ambil peran dalam setiap kompetisi, karena mahasiswa kita memiliki potensi luar biasa dalam mengembangkan keilmuan sesuai dengan program studi masing-masing", begitu ungkap Asmuji wakil rektor 3, saat mendengar kabar bahagia ini.

"Ini membuktikan bahwa mahasiswa Unmuh Jember memiliki bakat, potensi besar untuk meraih predikat mahasiswa berprestasi tingakt nasional maupun International. Tugas kita adalah untuk membimbing dan memotivasi mereka untuk menyajikan karya terbaik mereka", ungkapnya.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi