IFI-CFI Sosialisasi Prancis

Universitas Muhammadiyah Jember sukses menggelar acara Sosialisasi Study dan Beasiswa ke Prancis yang telah dilaksanakan pada Selasa, 27 Maret 2018 di Ruang Rapat Gedung A. Acara ini terselenggara atas kerjasama Institut francais Indonesia- Campus France Indonesia (IFI-CFI) dengan KUI/Humas Unmuh Jember yang dihadiri oleh puluhan peserta dari mahasiswa dan dosen.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Urusan Internasional/Humas Universitas Muhammadiyah Jember Nurul Fathiyah Fauzi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Nurul berharap dari terselenggranya kegiatan ini yakni selain menambah wawasan baru bagi civitas akademika tentang study dan beasiswa ke Prancis, Ka. KUI/Humas juga berharap agar bisa terjalin kerjasama lebih lanjut seperti pelatihan bahasa Prancis di lingkungan UM Jember dan terbukanya peluang bagi civitas UM Jember agar mendapat beasiswa dan study lanjut di Prancis.

"Saya harap ada tindak lanjut dari sosialisasi ini, mahasiswa ataupun dosen ada yang bisa lanjut studi ke kampus Prancis seperti Rektor kita," harap Nurul. Perlu diketahui bahsawanya Rektor Unmuh Jember, Dr. Ir. Muhammad Hazmi, D.E.S.S adalah salah satu lulusan Prancis.

Salah satu mahasiswa bernama W. Yuda Teguh Wibowo, yang mengikuti sosialisasi tersebut mengaku sangat antusias dengan sosialisasi itu. Dia berharap setelah lulus kuliah bisa melanjutkan ke Paris, Prancis yang sudah menjadi impiannya sejak lama. Minimal dia bisa mengikuti kegiatan pendidikan di Prancis seperti Summer School ataupun Internship.

"Sosialisasi ini adalah salah satu motivasi bagi mahasiswa agar belajar lebih giat untuk mencapai cita-cita yang diinginkan," katanya. Sementara itu, Astrini Simanjuntak selaku perwakilan dari IFI-CFI mengatakan bahwa Prancis selama ini dikenal sebagai negara yang multikultural dan menghargai berbagai macam budaya.

Perempuan berdarah Batak tersebut melanjutkan, IFI sebagai salah satu pusat informasi dan promosi budaya Prancis untuk Indonesia memiliki peran untuk memperkenalkan kebudayaan Prancis kepada masyarakat Indonesia, termasuk kepada para pelajar atau mahasiswa yabg berminat untuk mengenyam pendidikan di sana. Salah satunya melalui program beasiswa yang digelar pihaknya. "Fungsi mereka bukan hanya berdeplomasi secara politik tapi juga ingin mengenalkan budaya Prancis ke Indonesia dan sebaliknya," terangnya.

Astrini menambahkan bahwa Prancis merupakan salah satu negara dengan ekonomi kuat di dunia. Karena itu, Pemerintah Prancis dapat memenuhi atau menjamin kebutuhan para mahasiswa asing, khususnya dari Indonesia yang belajar di sana. Dia juga mengatakan bahwa tahun 2017 sudah ada 579 mahasiswa Indonesia yang berangkat melalui program beasiswa yang diadakan pihaknya. Angka ini jauh lebih besar dari tahun 2016 yang hanya mencapai 300-an.

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi