Penganugerahan Doktor Pertama Um Jember Prodi Ilmu Komunikasi Kepada Juariyah Berkat Video Games Dalam Budaya Masyarakat Kampung Tanoker Jember

Humas UM Jember –Surabaya | Pada Selasa (19/2), FISIP UNAIR kembali gelar Ujian Doktor Terbuka yang dilaksanakan di Ruang Adi Sukadana pada pukul 10.00 WIB. Kali ini Dosen dari Universitas Muhammadiyah Jember Dra.Juariyah,M.Si sebagai peserta ujian, menawarkan sebuah disertasi berjudul “Video Games dalam Budaya Masyarakat Kampung Tanoker”. Disertasi yang dipromotori oleh Professor Rachmah Ida dan dikopromotori oleh Professor Bagong Suyanto ini dilatarbelakangi oleh kondisi maraknya video games di Kampung Tanoker Kabupaten Jember.

Pada dasarnya, Kampung Tanoker merupakan tempat dimana tradisi permainan tradisional begitu kental. Pada disertasi ini, Juariyah ingin mengetahui bagaimana masyarakat memaknai video games, sehingga di kampung tersebut sangat marak tempat bermain video games seperti warung internet (warnet).

Juariyah menggunakan teori dari Anthony Giddens, dimana kemajuan teknologi yang sangat cepat menyebabkan video games sudah menjadi budaya dan permainan tradisional semakin ter-disruption. Selain itu, disertasi yang menggunakan metode ethnography tersebut juga menggunakan beberapa teori, seperti postmodernism, cyberspace, dan kapitalisme.

Pada ujian doktor kali ini, beberapa penguji memberikan beberapa pertanyaan. Professor Ida menanyakan implikasi dari perubahan masyarakat dalam menggunakan waktu luang akibat adanya teknologi. Dari pertanyaan tersebut, Juju menjawab bahwa kemajuan teknologi dapat mengakibatkan terjadinya substitusi dimana permainan tradisional sebagai tradisi akan terganti dengan permainan modern video games yang bisa mendatangkan kepuasan.

Menurut Juariyah dalam disertasinya, orang tua harus mengontrol anaknya untuk tetap bermain permainan tradisional. Hal tersebut dikarenakan permainan tradisional dapat menyehatkan, menimbulkan interaksi, dan fairplay. Sebaliknya, video games dapat membuat kecanduan dan tidak menyehatkan karena anak cenderung diam dalam bermain. Kurangnya pengawasan terhadap anak yang sering bermain video games mengakibatkan tradisi bermain permainan tradisional di Kampung Tanoker semakin tergerus.

Dari permasalahan tersebut, kesimpulan pada disertasi ini adalah perlunya penggalakan permainan tradisional pada hari Selasa, Rabu, dan Jumat yang disertai pendampingan masyarakat. Dari solusi ini, diharapkan masyarakat (remaja) Kampung Tanoker yang kecenderungan bermain video games akan semakin berkurang. Pada hasil Ujian Doktor Terbuka ini, Juariyah lulus dengan predikat “sangat memuaskan” dan resmi menjadi doktor yang ke-208 di FISIP UNAIR. Segenap Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Jember langsung mengucapkan kepada Dr. Juariyah,Dra.,M.Si Selamat atas perolehan Doktor pertama di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Komunikasi yang pertama. (ADP)

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi