Mahasiswa Teknik Sipil UM. Jember lolos LKMM –TL 2017 di Bekasi Jawa Barat

UM Jember. Sebuah kebanggaan tersendiri bisa lolos dalan program LKMM - TL (latihan keterampilan dan manajemen mahasiswa tingkat lanjut) yg diadakan oleh dikti dengan diikuti oleh mahasiswa pilihan se indonesia. Ach. Rofiqi mahasiswa program studi teknik sipil Univeritas Muhammadiyah Jember terpilih sebagai salah satu peserta dalam kegiatan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa mewakili UM Jember dan wilayah jawa timur di Tingkat Lanjut (LKMM-TL) yang dilaksanakan di Hotel Aston Bekasi mulai tanggal 12 -14 desember 2017.

Dari 50 peserta dari berbagai wilayah, Yang di adakan oleh didektur jendral pembelajaran dan kemahasiswaan kementerian riset teknologi dan pendidikan tinggi 2017, Rofiqi bersama dengan mahasiswa lain dari lima wilayah di indonesia. Beberapa diantaranya Lampung, cirebon, yogyakarta, jember dan manado.

“ banyak pengalaman baru yang saya dapatkan terutama tentang keterampilan manajemen mahasiswa dan Senang bisa terpilih mengikuti kegiatan ini. Program ini tidak hanya mengajarkan pengetahuan baru tetapi juga toleransi, leadership, kekeluargaan dan kebersamaan,’’ ujar rofiqi.

Rofiqi menjelaskan dalam kegitan tersebut para peserta mengikuti serangkaian kegiatan antara lain diskusi panel pertama tentang Analisis situasi indonesia dulu, kini, dan akan datang di liahat dari aspek demokrasi, humanitas, hak asasi, politik dan budaya. Hal ini di sampaikan oleh pemateri oleh lipi prof.Dr. Siti Zohroh, dan KP Suparyko.

Diskusi panel yang ke dua di isi oleh mantan mentri kelautan dan perikanan prof. Dr.Ir. Rohkmin dahuri,MS bersama Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D. guru besar Universitas Negeri Jakarta menjelaskan tentang Analisis situasi indonesia dulu, kini, dan akan datang di lihat dari aspek ekonomi, pendidikan , kesehatan dan pangan.

Dalam diskusi panel yang pertama Prof .dr Siti Zahra mengungkapkan bahwa demokrasi yang berlangsung sejak 1998 memberikan dampak positif terhadap rakyak seperti meningkatnya partisipasi dan kesadaran politik, namun hanya poin partisipasi saja tidaklah cukup untuk memperdayakan rakyat tetapi deomokrasi perlu di topang oleh nilai nilai budaya kita sendiri sehingga rakyat indonesia tidak merasa tercabut dari akarnya.

Itulah sebagian materi yang pertama , berbeda dengan diskusi panel yang ke dua membahas tentang ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pangan diantaranya.

Prof. dr. Fasli Jalal, Ph.D . mengungkapkan indonesia sudah mulai pembanguna berkelanjuatan 2030 dan tujuanya Mengakhiri kelaparan, mencapai ketahanan pangan dan perbaikan gizi, mempromosikan pertanian berkelanjutan dan Menjamin kehidupan sehat dan mempromosikan kesejahteraan untuk segala usia.

Ada beberapa target menurt prof. Dr. Fasli jalal pertama Pada tahun 2030, mengakhiri segala bentuk gizi buruk, termasuk pencapaian, pada tahun 2025, target-target internasional yang disetujui mengenai anak stunting dan wasting usia bawah 5 tahun, dan memenuhi kebutuhan gizi anak gadis remaja, ibu hamil, wanita menyusui, dan lansia kedua Pada tahun 2030, mengurangi kematian prematur dari penyakit tidak menular melalui pencegahan dan pengobatan, dan mempromosikan kesehatan mental dan kesejahteraan.

“ perlambatan ekonomi didunia menyebabkan perekonomian indonesia yang selama 10 tahun di bawah pemerintahan SBY berbasis ekspor SDA (komoditas mentah ) mengalami kontradiksi signifikan penurunan pertumbuhan dari 5,4% pada 2014(akhir pemerintah SBY) menjadi 4,88% pada 2015 ; 5,01%pada tahun 2016; dan diperkirakan 5,1% tahun ini. Selain faktor ekternal, faktor internal yang membuat pertumbuhan ekonomi tidak mencapai 7% pertahun (target nawa cita) adalah: (1) inkonsistensi kebijakan (2) iklim investasi dan ease of doing buisiness yang kurang kondusif (3) produksivitas naker rendah dan terakhir daya innovasi serta entrepreneurship yang rendah. Itulah pertumbuhan ekonomi indonesia yang di lihat dari consensus forecast mencapai 5,2% “ tutur prof. Dr.Ir. Rohkmin dahuri,MS Mantan mentri kelautan dan perikanan sekaligus guru besar IPB.

Selain diskusi panel serangkaian selanjutnya yaitu pengalihan informasi dan data nasinal, yang meliputi topik satu analisis wacana kritis dua teknik pengalian informasi tiga teknik pengolahan data dan terakhir teknik pengambilan keputusan . rencana tindak lanjut tentang masa depan bangsa, materi terakhir sekaligus penugasan klompok kepada peserta LKMM-TL yang nantinya di akhir kegiatan di peresentasikan berbentuk makalah . '' Saya berharap bisa bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga bagi orng lain terutama saat saya berada d UM Jember saya bersedia mengaplikasikan semua ilmu yg telah saya dapatkan''. Jelas rofiki

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi