Berita Terkini

JEMBER- Mahasiswa Pragram Studi Ilmu Pemerintahan 17 (semester 2) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jember memanfaatkan momen bulan suci ramadhan dengan mengadakan program bagi-bagi takjil dan nasi kotak di sekitar jember kota, Senin(04/06/18).

Berbeda dengan bagi-bagi takjil pada umumnya yang biasanya dibagikan kepada pengendara motor mapun mobil, mahasiswa Ilmu Pemerintahan 17 bagi-bagi takjil dan nasi kotak kepada 50 kaum dhuafa dan tukang becak yang ada di sekitar jember kota.

“Kaum Dhuafa dan Tukang becak lebih membutuhkan ini. Maka dari itu kami tidak membagikannya kepada pengendara motor dan mobil sebagaimana bagi-bagi takjil pada umumnya yang bagi-bagi takjil di lampu merah maupun tempat lainnya” Ucap Danar Ilham sebagai ketua pelaksana.

“kami melakukan bagi-bagi takjil ini bukan karena kami punya maupun ada tapi semua ini karena rasa prihatin kita kepada kaum dhuafa dan tukang becak” lanjutnya.

Adapun beberapa titik tempat bagi-bagi takjil dan nasi kotak seperti pangkalan becak di Jl.Mastrip, Jl. Sumatra, dan sekitar alun-alun kota jember. Dan acara bagi-bagi takjil serta nasi kotak tersebut berakhir pada jam 17:10.

Unmuh Jember, Sabtu 26 Mei 2018 M ( 10 Ramadhan 1439 H ) sejumlah 100 siswa dari tingkat SD dan SMP Kecamatan Sumbersari Jember sangat antusias berpartisipasi mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Program studi Teknologi Informatika UM Jember. Kegiatan yang bertemakan 1st Ramadhan Class IT Training and Education ini merupakan kegiatan perdana bagi program studi Telnologi Informatika UM Jember di bulan ramadhan 1439 Hijriah. Pelatihan ini ditujukan kepada para peserta untuk melek akan kebutuhan pasar terhadap teknologi yang berkembang begitu pesat, materi yang dibawakan antara lain penggunaan PowerPoint sebagai media publikasi visual seperti desain objek animasi, banner dll.

Menurut Yeni Dwi Rahayu, M. Kom selaku ketua program studi menyampaikan bahwa dengan adanya program Teknik Informatika di UM Jember berharap kepada seluruh civitas akademika beserta stake holder dapat selalu bekerja sama dalam mencapai tujuan yang nyata, kami selalu berharap dapat memberikan manfaat seluas-luasnya untuk bekerja sama, salah satunya adalah dengan acara yg saat ini dilakukan. Sambutanya.

Dalam acara ini sebagai pengisi materi secara langsung disisi oleh para dosen Prodi Teknik Informatika dengan menggunakan metode teori dan praktek langsung. Dalam pelaksanaannya para anak-anak ini diajak menuju ruang laboratorium teknik untuk secara langsung di damping dalam pelaksanaan pengoprasian komputer.

Disesi akhir kegiatan nantinya akan ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama antara jajaran program studi dan para siswa yang menjadi peserta pelatihan.

Universitas Muhammadiyah Jember telah selesai melaksanakan kegiatan Surveillance Audit ISO 9001:2015, kegiatan tersebut berlangsung pada hari senin 21 mei 2018. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 pada 10 area di Universitas Muhammadiyah Jember fokus terhadap beberapa unit dan program studi.

Untuk menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 yang setiap tahun dilakukan Surveillance Audit, maka Lembaga Penjaminan Mutu bekerja sama dengan lembaga sertifikasi ISO Equal Assurance.

Sebelum dilakukan Surveillance Audit, Lembaga Penjaminan Mutu melakukan instruksi untuk melakukan serangkaian kegiatan yaitu Audit Internal dan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).

Rangkaian kegiatan Surveillance Audit dimulai dengan pembukaan oleh Bapak Dian, sambutan oleh Dr. Ir. Teguh Hari Santosa, M.P selaku Wakil Rektor 1, Paparan dari Kosjoko, S.T, M.T selaku Manajemen Representative dan presentasi tim auditor eksternal dari Equal Assurance yang diwakili oleh Bapak Ainur Leksono. Setelah pembukaan acara, tim auditor eksternal melakukan audit ke 10 area. Berdasarkan temuan tim auditor eksternal dalam observasi, 10 area tersebut tidak memiliki catatan minor yang signifikan. Kegiatan Surveillance Audit ini akan diselenggarakan kembali pada april 2019 yang akan datang.

Dalam rangka penandatanganan MoU tentang program Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Inkstruksional (PEKERTI) dan APPLIED APPROACH (AA) Bagi Dosen Dosen Kopertis Wilayah 7 se Jawa Timur Tahun 2018 Universitas Muhammadiyah Jember menjadi Tuan Rumah dalam penyelenggaraan tersebut pada tanggal 9 hingga 14 Mei 2018 yang di buka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Ir. Muhammad Hazmi, D.E.S.S, dalam sambutannya Rektor Unmuh Jember mengatakan, Unmuh Jember untuk menuju jalannya sendiri, sehingga dia berbeda dengan perguruan tinggi yang lain. Untuk mencapai visi kita yang pertama itu maka di rancang, 2 rancangan hidup perkembangan Unmuh Jember. RIM 1 di rancang sejak tahun 2012-2030 dan RIM 2 dirancang mulai tahun 2030-2042. RIM 1 di pilah menjadi 3 periode masing-masing 6 tahun yang kita sebut 3 milestone. pada tahun 2012 hingga 2018 UM Jember mempunyai Milestone pertama yaitu Teaching University, dimana seluruh Dosen UM Jember sudah mengikuti kegiatan Pekerti dan AA. Milestone kedua mulai tahun 2018-2024 itu kita sebut Pre Research University, dan milestone ketiga tahun 2024-2030 kita sebut Research University. Sehingga setelah 2030 Unmuh Jember mungkin sudah bisa mulai masuk era Inovasi dan Entrepreneur University“ jelas Hazmi saat menyampaikan sambutannya.

Bertempat di Gedung Ahmad Zainuri, acara yang dilaksanakan pada hari Rabu (9/05/2018) dihadiri oleh jajaran rektorat, Kopertis Wilayah 7 Jawa Timur, serta dosen dalam mengikuti Pelatihan Pekerti dan AA.

Rektor Unmuh Jember, Dr. Ir. M. Hazmi, DESS,. menjelaskan bahwa agenda ini yang akan dilakukan ada 2, secara umum dan spesifik. “Secara umum mengenai SDM pada Pelatihan PEKERTI dan AA ini, kemudian spesialnya adalah penyerahan SK Pendirian Program Studi Baru Universitas Muhammadiyah Jember yaitu Program Studi S 1 Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Rekreasi, Program Studi S 1 Ekonomi Syariah Islam. Serta Merger Akademi Pariwisata ke Universitas Muhammadiyah Jember menjadi Fakultas dengan Program Studi Pariwisata dan Perhotelan. Dan fakultas yang kita punya banyak koneknya dengan kerja sama ini” ujarnya.

Dengan disambut baik oleh Rektor UM Jember, Koordinator Kopertis Wilayah 7 Prof Dr Ir Suprapto, DEA menyampaikan tentang potensi-potensi yang dimiliki oleh Universitas Muhammadiyah Jember. Mulai dari kelembagaan, bidang pendidikan, pertanian, peterrnakan, dan pariwisata. Dengan adanya potensi-potensi yang cukup layak tersebut, beliau ingin meningkatkan pembangunannya dalam sisi akademik. MoU yang menjadi dasar kerja sama agar dapat ditangani oleh civitas akademik yang mumpuni di bidangnya. (ADP/Humas UM Jember)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Akademi Pariwisata Universitas Muhammadiyah Jember sebagai salah satu wadah kegiatan mahasiswa menyelenggarakan kegiatan pelatihan Table Manner sebagai bagian dari bentuk implementasi teori yang telah diperoleh oleh mahasiswa selama menempuh pendidikan di UM JEMBER.

Etika jamuan makan resmi atau biasa dikenal dengan Table Manner adalah salah satu budaya yang berasal dari Eropa yang telah diadaptasi dan berkembang di Asia, khususnya di Indonesia. Memadukan antara kombinasi dari beberapa macam menu dari menu pembuka hingga penutup dengan etika tamu ketika menikmati makanan dan minuman yang disajikan selama hampir 2 jam tersebut.

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan Pelatihan Table Manner tersebut menurut Wakil Direktur bidang Akademik dan Kemahasiswaan sekaligus Pembina BEM AKPAR UM Jember, Bagus Indra Tj, SST. Par, M.Si adalah sebagai wujud implementasi teori dan skill yang telah diperoleh oleh mahasiswa selama kuliah di UM Jember, terutama skill mengenai pengolahan makanan dan minuman (food and beverage product) dan teknik penyajian makanan (food and beverage service) kepada tamu secara langsung. Dikarenakan tamu yang datang adalah dari pihak luar bukan berasal dari dosen maupun kalangan internal universitas, kemudian tamu undangan juga berhak memberikan komentar secara langsung melalui komentar tamu (guest comment) tentang menu dan pelayanan yang disajikan. Tujuan lain adalah memberikan pengetahuan tambahan kepada masyarakat luas bahwa aktivitas makan dan minum juga memiliki etika yang harus diketahui terutama ketika menghadiri jamuan makan resmi. Untuk meningkatkan pengetahuan dan skill mahasiswa, AKPAR Muhammadiyah UM Jember telah menjalin kerjasama dengan dunia industri dalam hal ini adalah hotel berbintang yang ada di dalam dan luar negeri. Untuk kerjasama luar negeri melalui program OJT (On The Job Training) AKPAR Muhammadiyah Jember telah bekerja sama dengan hotel yang berada di Malaysia, antara lain: Intercontinental Hotel, Nilai Spring Resort, Concorde Inn KLIA. Dengan program OJT luar negeri selama 6 bulan mahasiswa belajar bagaimana beradaptasi dan bekerja pada sektor formal yaitu bidang hospitality yang dimulai sejak mereka kuliah. AKPAR UM Jember berharap bahwa lulusannya telah memiliki kompetensi yang telah terstandar nasional dan internasional sehingga memiliki daya saing untuk berkompetisi dan berkolaborasi dalam dunia kerja (Bagus Indra).

HUMAS UM JEMBER – Pada Selasa siang tadi (8/5) merupakan hari istimewa bagi Civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Jember, dimana kedatangan Bupati Situbondo beserta SKPD dan Jajarannya dalam rangka Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Program Peningkatan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo di Gedung Ahmad Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember.

Ruang lingkup dalam kerjasama Pemerintah Kabupaten Situbondo meliputi Enam bidang yaitu “Penguatan kelembagaan dan perangkat Desa, Pengembangan Industri Kreatif dan Pariwisata, Membangun Kedaulatan Pangan, Penguatan Kapasitas Petani, Nelayan, Peternak, Koperasi, dan UMKM, Peningkatan Layanan Kesehatan, dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah”. Acara tersebut dihadiri juga seluruh jajaran rektorat, Dekan, Direktur, Kepala Unit, Dosen dan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember serta tamu undangan untuk mengikuti Kuliah Umum oleh Bupati Kabupaten Situbondo H. Dadang Wigiarto, S.H dengan tema “ Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan”.

Universitas Muhammadiyah Jember segera memperluas jaringannya di seluruh wilayah Kabupaten Situbondo dalam berbagai aspek untuk bergerak cepat dalam Pengembangan Pembangunan Daerah Kabupaten Situbondo dari segala sektor seperti Pariwisata, Lembaga Perangkat Desa, Pertanian hingga Kesehatan dan Pendidikan yang didukung penuh dari berbagai Fakultas di Universitas Muhammadiyah Jember, yang saat ini membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk akademisi.

Hal tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto,S.H dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jember Dr. Ir. Muhammad Hazmi,D.E.S.S.. Bupati Situbondo Dadang Wigiarto mengatakan bahwa penandatanganan MoU tersebut tidak terlepas dari keputusan dirinya dalam kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Jember namun meliputi seluruh SKPD Pemkab. Situbondo untuk bersatu padu memajukan pembangunan di Kabupaten Situbondo dari berbagai sektor.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember mengatakan pihaknya akan langsung membentuk tim kerja yang terdiri dari sejumlah akademisi lintas disiplin yang dimiliki Universitas Muhammadiyah Jember. Tim dari Universitas Muhammadiyah Jember tersebut akan berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Situbondo contohnya di sektor pariwisata.

Menurut Bupati Situbondo, majunya sektor pariwisata suatu daerah akan berdampak positif bagi perkembangan sektor lainnya. "Misal oleh-oleh khas Situbondo. Bagaimana kemasannya saat ini, saya pribadi masih belum puas. Kemudian bagaimana hotel, homestay, dan travel juga akan berdampak. Ini memerlukan keterlibatan dari para akademisi. B ersama akademisi pihaknya yakin potensi pariwisata yang ada di wilayahnya yang selama ini masih terpendam, dapat muncul ke permukaan. " kata Dadang.

Dalam acara Sharing Session yang dilakukan oleh seluruh Dekan bersama dengan seluruh SKPD Pemkab. Situbondo berjalan dengan aktif dari awal hingga akhir acara. Misalnya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Dr. Emy Kholifah,M.Si langsung sigap dalam Sharing Season bersama SKPD bidang Administrasi Pemerintahan dan OTDA serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam perencanaan yang sudah dimiliki yaitu Basis Data Terpadu E-Desa Now Kabupaten Situbondo yang merupakan ide dari Fisipol Unmuh Jember untuk dikembangkan yaitu 1 Desa 1 Mahasiswa.

"Setelah ini saya langsung kerahkan mahasiswa kami untuk terjun dan bertemu SKPD terkait. Langsung gerak cepat, dalam memajukan pengembangan Kabupaten Situbondo," tegasnya. (Humas Unmuh Jember)

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Program Studi Ilmu Pemerintahan 2016, Universitas Muhammadiyah Jember melakukan Study Tour di dua Desa Adat Bali, Jum’at (04/05/18). Adapun tempat yang dituju yakni Desa Adat Terunyan dan Desa Adat Panglipuran.

Study Tour yang didampingi oleh Dr.Emy Kholifah M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Sekaligus Dosen Mata Kuliah “Pembangunan Desa” dan Baktiawan Nusanto S.IP, M.Si, Dosen Fisip, juga mempunyai tujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai desa adat.

“Tujuan utama Study Tour kali ini juga ingin meningkatkan dan menambah wawasan mengenai desa adat di Terunyan yang nantinya mahasiswa bisa mngetahui bagaimana Perencanaan, Pelaksanaan dan pengawasan Pembangunan di Desa Adat dengan cara observasi ke Pemerintah Desa, Instansi-instansi Desa, Tokoh Adat maupun Masyarakat Umum” ungkap Dr. Emy Kholifah M.Si.

Shohibul sebagai ketua panitia Study Tour, mengungkapkan Study tour ini merupakan tindak lanjut mata kuliah Pembangunan Desa. Kedatangan mahasiswa Ilmu Pemerintahan diterima dengan ramah oleh Kepala Desa Terunyan, I Wayan Arjana bersama staf-stafnya.

Terunyan, Desa adat yang terletak di kaki gunung Batur dan berada tepat di sisi danau Batur itu, penduduknya memiliki mata pencaharian bercocoktanam brambang, kobis, cabe dan budidaya ikan mujahir dengan karamba yang diletakkan di danau Batur. Selain itu penghasilan dari wisatawan juga sangat membantu penghasilan penduduk Desa Terunyan.

“Saya sangat berterima kasih kepada ibu dan bapak dosen juga adik-adik mahasiswa karena telah memilih desa kami untuk menambah wawasan mengenai desa adat” ungkap I wayan.

Pemerintahan Desa Adat Terunyan memiliki kerjasama dan dukungan yang besar dari tetua Desa Adat. Mereka menjadi mitra dalam menjalankan pembangunan di desa, baik dalam perencanaan, pelaksanaan dan juga pengawasan pembangunan.

Dalam Study Tour tersebut, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan 2016 dibagi menjadi tiga kelompok dalam melakukan observasi mengenai Perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan desa yang kemudian hasilnya dipresentasikan dan dihadiri serta disaksikan langsung oleh sekretaris desa Terunyan.

Selain itu, Mereka, peserta Study Tour, juga berkesempatan untuk mengunjungi tempat pemakaman masyarakat Terunyan. Setelah melakukan observasi di Desa Adat Trunyan, perjalanan Study Tour berlanjut ke Desa Adat Panglipuran. Sabtu, (05/05/18).

“Di Desa Penglipuran, Masyarakatnya menawarkan kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi dan juga lingkungannya sangat bersih” tandas Afa Ayun Afinas, salah satu peserta Study Tour setelah mengunjungi Desa Adat Panglipuran.

Sesuai dengan UU Desa Nomer 6 tahun 2014, Desa Adat diharapkan tumbuh dan berkembang sebagai sebuah kearifan lokal yang menjadi ciri khas desa mandiri di Indonesia. Seperti halnya desa Terunyan ini yang dapat menghidupi desanya sendiri dari banyaknya wisatawan yang berkunjung ke desa tersebut, karena memiliki keunikan tersendiri. Ke depan, desa-desa adat seperti ini harus menjadi ciri khas desa-desa di Indonesia yang memiliki keunikan budaya yang terlestarikan.

LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) mengadakan Pelatihan Teknik Analisis SWOT Evaluasi Diri Program Studi untuk program studi yang akan mengirimkan borang akreditasi dalam waktu dekat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Tim Evaluasi Diri Program Studi dalam menyusun dokumen evaluasi diri. Pada pelatihan ini, peserta akan mempresentasikan dokumen evaluasi diri yang sudah dibuat, kemudian pemateri akan merespon kekurangan yang terdapat pada dokumen evaluasi diri. Respon dari pemateri ini pun dapat dijadikan saran dan perbaikan untuk dokumen evaluasi diri sehingga menjadi lebih baik. Pemateri pada pelatihan ini adalah Dr. Surya Anogara, M.Hum, beliau merupakan Tim Badan Pengelola Akreditasi dari Universitas Muhammadiyah Malang. Pengalaman beliau sebagai Tim Pengelola Akreditasi Program Studi pada UMM, tentunya sangat bermanfaat bagi kami, sehingga ilmu yang disampaikan oleh beliau dapat diserap oleh segenap civitas akademik UM Jember melalui kegiatan pelatihan ini.

Pernahkah anda mendengar nama atau profesi “Marbot Masjid”? bagi yang sering ke masjid atau dekat dengan masjid atau sering diskusi perihal masalah keagamaan, profesi ini tentunya sangat familiar. Namun bagi yang jarang ke masjid, jauh dari masjid dan tidak pernah mendiskusikan hal hal seputar keagamaan maka profesi ini akan terasa cukup “janggal” dan “baru”.

Marbot Masjid oleh banyak kalangan diartikan sebagai penjaga masjid atau seseorang yang ditugaskan untuk menjaga kebersihan masjid dan juga sekaligus menjadi penanggungjawab segala ritual ibadah di masjid seperti adzan lima waktu, menjadi imam cadangan, dan juga khatib cadangan. Belum lagi tugas tugas teknis lainnnya seperti bertanggungjawab atas kebersihan dan kerapian masjid. Tugas Marbot ini sungguh begitu berat karena harus stand by 24 jam mengurusi segala kegiatan di masjid.

Dengan tugas mulia yang di embannya plus banyak tanggungjawab yang dibebankannya seperti mengawal adzan dan sholat selama 5 waktu (Subuh, dhuhur, asar, magrib, isya) maka selayaknya para Marbot ini mendapat apresiasi yang layak. Bagaimana tidak! Dengan tugas dan rutinitas yang menjadi beban tanggungjawabnya setiap hari maka ia otomatis akan kehilangan kesempatan untuk mencari nafkah dan bekerja seperti manusia biasa lainnya. Hampir seluruh waktunya akan tersita untuk masjid.

Itulah yang dirasakan Abu Bakar yang merupakan Takmir Masjid Al Qolam Universitas Muhammadiyah Jember yang mendapatkan kesempatan berangkat Marbot Ibadah Umroh Gratis yang diberikan oleh Bank Syariah Mandiri Jember. Abu Bakar pun terlihat meneteskan air mata setelah namanya disebut sebagai Pemberangkatan Ibadah Umroh oleh BSM Jember tadi siang di Ruang Rapat Pertemuan Gedung A Universitas Muhammadiyah Jember (23/4).

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT serta Rektor Universitas Muhammadiyah Jember beserta jajarannya dan Bank Syariah Mandiri Jember yang telah memberikan program pemberangkatan Umroh gratis kepadanya.

“Terimakasih ya Allah, terimakasih juga kepada Bank Syariah Mandiri Jember dan Rektor Unmuh Jember yang sudah memberikan kesempatan ini kepada saya, semoga ini menjadi barokah dan bermanfaat bagi saya untuk beribadah di tanah suci, “ujar Abu.

Direncanakan, Abu Bakar akan berangkat Umroh di bulan ini untuk beribadah di tanah suci Mekkah, semoga jadikan Ibadah Umroh yang mabrur, sa'i yang disyukuri dosa yang terampuni dan amal shaleh yang diterima.(Humas UM Jember)

Copyright © 2017 University of Muhammadiyah || UPT Pusat Data & Informasi